Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

PT LIB Sebut Ijazah Kedokteran EA Tidak Terdaftar

Liga Indonesia
Dirut PT LIB, Ahmad Hadian Lukita. (.facebook.com/PTLigaindonesiabaru/photos)

MURIANEWS, Jakarta- PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut  ijazah kedokteran EA memang tidak terdaftar. Hal ini setelah pihaknya melakukan penelusuran ke beberapa pihak berkompeten.

Direktur PT LIB, Ahmad Hadian Lukita sudah memberikan pernyataan mengenai hal ini. Pihaknya menyatakan sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak yang berkompeten untuk memastikan masalah ini.

“Kami (PT LIB) sudah komunikasi dengan satgas Covid-19 di LIB. Dari hasil penelusuran memang ijazah yang bersangkutan (EA) tidak terdaftar,” kata Lukita seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (3/12/2021).

“Kalau soal prosesnya [verifikasi] itu ada di klub. Semua verifikasi tentang dokter tim ada di klub, bukan di PT LIB. Ya, ini jadi pelajaran buat kita. Kami akan jadikan ini momen untuk berbenah,” ucap Lukita melanjutkan.

BACA JUGA: Penanganan Insiden di Pertandingan Liga 1 Akan Dievaluasi PT LIB

Dr Alfan, Wakil Satgas Covid-19 LIB, juga memastikan bahwa EA merupakan dokter gadungan. Alfan telah mengonfirmasi ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kolegium Kedokteran Indonesia.

“Lalu kami cek berdasarkan ijazahnya di kampus Unsyiah Aceh secara informal lewat akademik ternyata juga tidak terdaftar. Diperkuat juga dengan cek bersama rekan-rekan dokter alumni FK Unsyiah,” kata Alfan dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, PSS Sleman menyatakan EA sudah tidak lagi menjadi Dokter Tim PSS Sleman sejak 1 Desember 2021. Pernyataan ini disampaikan secara resmi oleh PSS Sleman, melalui akun twitter mereka.

“Mulai 1 Desember 2021 kemarin, dokter tim menyatakan pamit dari tim PSS. Terkait info yang berkembang saat ini, kami pihak manajemen PSS akan mempelajari terlebih dahulu secara saksama,” ucap PSS dalam akun twitter mereka.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...