Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Atlet PTM Sukun Terhenti di Delapan Besar Kejurnas di Bogor

Kejurnas BNN
Siti Aminah/ Dwi Oktaviany Sugiarto (PTM Sukun) saat bertanding dibabak delapan besar (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Bogor – Perjuangan Atlet PTM Sukun di Delapan Besar Kejurnas di Bogor akhirnya terhenti. Mereka dipaksa pulang tanpa gelar diajang kejuaraan Smash on Drugs Women’s Doubles Table Tennis National Championships  2021.

Kejurnas Tenis Meja yang di gelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Balai Besar Rehabilitasi BNN RI di Lido, Bogor, berakhir dengan nir gelar bagi PTM Sukun.

Dua pasangan ganda PTM Sukun harus mengakui kekalahan dari lawan-lawannya di Babak 16 besar dan 8 Besar. Sehingga keinginan untuk bisa mendapatkan gelar di Kejurnas ini, tidak berhasil direalisasikan.

Di babak 16 besar, pasangan ganda PTM Sukun, Cindy Macella Putri/Putri Wulandari menelan pil pahit dan gugur masuk delapan besar setelah kalah dari Devinta/Galuh (PTMSI Bali). Mereka kalah 0-3, dan membuat perjuangan mereka terhenti.

Sementara pasangan ganda PTM Sukun lainnya, Siti Aminah/Dwi Oktaviany Sugiarto sempat menang di babak 16 besar atas Nuraeni/Fitriani (Sulawesi Barat). Kemenangan ini membuat mereka bisa melaju ke Babak 8 Besar.

BACA JUGA: PTM Sukun Sukses di Hari Pertama Kejurnas di Bogor

Di babak 8 Besar mereka berhadapan dengan pasangan Devinta/Galuh dari PTMSI Bali) yang sebelumnya mengalahkan rekan mereka dari PTM Sukun. Dalam pertandingan ini kedua pasangan bermain ketat.

Siti Aminah/ Dwi Oktaviany Sugiarto yang sempat ketinggalan 2-0 berhasil menyamakan kedudukan hingga set keempat, dengan skor imbang 2-2. Penentuan dilakukan pada set ke-5, yang diwarnai jual beli serangan dan kejar-kejaran poin.

Pasangan Siti Aminah/ Dwi Oktaviany Sugiarto sempat unggul dengan poin 10-6, namun secara tak terduga berhasil dikejar pasangan Devinta/Galuh. Perolehan poin mereka akhirnya sempat sama kuat 13-13 di set ke-5.

Namun akhirnya Siti Aminah/Dwi Oktaviany harus mengakui kekalahan dari lawannya, dengan skor akhir 13-15. Hasil tersebut pun perjuangan mereka berakhir di Babak 8 Besar.

Manager PTM Sukun, Agus Fredi Pramono mengatakan, hasil di Kejurnas di Bogor ini akan menjadi pembelajaran bagi pihaknya. Kurangnya latihan pasangan ganda menjadi salah satu faktor penyebab mereka harus mengakui kekalahan dari lawannya.

“Selama ini yang kerap latihan di sektor single, untuk latihan gandanya memang masih bisa dibilang sedikit,”katanya Jumat (3/12/2021).

Kedepan pihaknya akan kembali mengevaluasi dan menambah latihan ganda di PTM Sukun. Sehingga ketika atletnya menghadapi kejuaraan ganda, kerjasama tim akan lebih terbentuk dan permainan akan semakin padu.

“Yang pasti hasil kali ini buat pembelajaran kami, di sela-sela latihan single musti ada latihan gandanya, minimalnya sepekan sekali. Agar para atlet muda kami lebih siap dalam menghadapi kejuaraan ganda,” ucapnya.

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Budi erje

Comments
Loading...