Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Buta Usai Vaksinasi, Kondisi Warga Malang Mulai Membaik

Buta Usai Vaksinasi, Kondisi Warga Malang Mulai Membaik
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay)

MURIANEWS, Malang – Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) terjadi di Kota Malang. Seorang warga Kota Malang, Joko Santoso (38), sempat mengalami kebutaan usai vaksinasi Covid19.

Kini, kondisinya mulai membaik dan berharap bisa segera pulih seperti sediakala. Warga Jalan Burung Gereja, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang itu mengatakan saat ini penglihatannya sudah mulai membaik meskipun baru bisa melihat bayangan hitam dan putih.

“Sekarang masih hitam putih untuk melihat. Sudah 75 persen (membaik). Sudah bisa berjalan sendiri,” kata Joko di Malang, Jawa Timur, melansir dari Antaranews.com, Jumat (3/12/2021).

Joko kemudian menceritakan pengalaman tak mengenakkan itu. Mulanya, ia ikut vaksinasi Covid19 pada 3 September 2021 di kediaman Ketua RW setempat. Saat itu, vaksin yang digunakan AstraZeneca.

Baca juga: Belum Ada KIPI Parah Vaksin AstraZeneca di Wilayah Puskesmas Ini

Dalam skrining yang dilakukan, kondisi Joko sehat dan normal. Kemudian, usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 ia menunggu kurang lebih selama 15 menit untuk observasi dan mendapatkan surat keterangan vaksinasi.

Namun, karena menunggu terlalu lama, Joko akhirnya memilih pulang. “Kemudian saat berada di rumah saya mual dan sempat muntah dua kali. Saya menelepon istri dan diminta untuk minum vitamin C. Setelah itu saya istirahat sampai istri saya pulang,” katanya.

Kemudian, pada malam harinya, penglihatannya mulai kabur saat memainkan ponsel genggam miliknya. Saat itu, ia menduga kaburnya pandangan mata tersebut karena dirinya mengantuk dan kemudian beristirahat.

Keesokan harinya saat terbangun dari tidurnya, Joko tidak bisa melihat apapun. Pandangan mata Joko gelap. Akibat kejadian itu, kemudian istri Joko yang bernama Titik Andayani (35) melaporkan hal itu kepada Ketua RW, dan Joko langsung dibawa ke rumah sakit.

“Pagi harinya saya dibangunkan istri untuk bekerja. Namun, pandangan mata saya gelap. Istri saya melaporkan ke RW, dan saya dibawa ke RS Reva Husada yang kemudian dirujuk ke RSUD Saiful Anwar,” katanya.

Joko sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang selama kurang lebih 11 hari. Hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kelainan kesehatan. Dokter juga menyatakan bahwa Joko dalam kondisi normal.

“Sampai saat ini masih diobservasi terus perkembangannya. Mata sebelah kiri yang paling baik dan sudah mendekati normal,” ujarnya.

Ia berharap kondisinya bisa segera pulih dan kembali bekerja. Sebelum penglihatan Joko terganggu, ia bekerja sebagai kuli bangunan di wilayah Malang Raya. Saat ini, hanya istri Joko yang bekerja di sebuah apotek yang ada di Kota Malang.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Antaranews.com

Comments
Loading...