Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Cabuli Bocah 11 Tahun, Pria di Klaten Terancam 15 Tahun Bui

Ilustrasi Pencabulan
Ilustrasi

MURIANEWS, Klaten – Pria berinisial B, pelaku pencabulan terhadap bocah berusia 11 tahun di Klaten dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia pun terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Selain itu, berdasarkan amanat Undang-Undang tersebut pelaku juga terancam denda paling banyak Rp 5 miliar.

“Ancamannya memang paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” kata Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah, seperti dikutip Detik.com, Kamis (2/12/2021).

Baca: Guru Pelaku Pencabulan Siswa SD Nias Ditangkap

Kepada petugas pelaku mengakui sudah melakukan pencabulan lebih dari tiga kali. Bahkan perbuatan keji itu dilakukan sebanyak tujuh kali dengan lokasi berbeda-beda.

“Sudah tujuh kali dengan tujuh lokasi kejadian,” katanya.

Ia menyebutkan, pencabulan itu kali pertama dilakukan Kamis tanggal 25 November 2021 sekitar pukul 09.00 WIB di Boyolali. Kemudian pelaku kembali melakukan perbuatan keduanya, Kamis tanggal 25 November 2021 sekitar pukul 13.00 WIB di Boyolali.

“Setelah itu, korban terus melakukannya di tempat berbeda hingga terakhir kali tanggal 30 November di Klaten,” paparnya.

Baca: Bejat! Pria di Klaten Berulangkali Cabuli Bocah 11 Tahun

Abdillah menjelaskan, modus pelaku dengan bujuk rayu kepada korban. Pelaku menjanjikan akan bertanggung jawab jika korban sampai hamil.

“Modusnya adalah dengan bujuk rayu pada korban. Pelaku membujuk rayu dengan kata aku sayang karo kowe, aku gelem tanggung jawab yen kowe hamil (aku sayang sama kamu, aku mau tanggung jawab jika kamu hamil),” ungkapnya.

“Keduanya tidak ada hubungan keluarga. Pelaku kenal korban karena bekerja di dekat rumah korban,” lanjutnya.

Kasus itu terungkap setelah ibu korban curiga anaknya pulang malam. Setelah ditanya, korban mengaku pergi dengan tersangka.

Baca: Pelatih Voli Demak Cabuli 13 Anak Didiknya Terancam 15 Tahun Penjara

“Setelah ditanya ternyata pergi dengan tersangka sehingga ibu lapor ke suami. Keluarga kemudian melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Klaten,” ujar Abdillah.

Di kesempatan yang sama, pelaku B mengakui perbuatan bejatnya itu. Perbuatannya dilakukan di wilayah Boyolali dan Klaten.

“Saya lakukan di Boyolali dan di Klaten. Ya saya rayu,” kata Beni kepada wartawan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...