Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ini Kata Pemerhati Covid Kudus untuk Cegah Omicron

Antisipasi Omicron, Ini Kata Pemerhati Covid Kudus
Dokter Wahyu Wijanarko. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerhati Covid19 Kudus, dr. Wahyu Widjanarko mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, ini telah muncul varian baru Covid19, Omicron.

Kendati Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut varian itu belum terdeteksi di Indonesia, ada baiknya masyarakat meningkatkan kewaspadaannya.

“Untuk saat ini yang utama pencegahannya ya dengan meningkatkan protokol kesehatan (prokes) dan menjaga kesehatan badan. Selain itu jangan cepat stres, harus rajin olahraga, dan makan yang bergizi,” katanya pada MURIANEWS, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Pakar Duga Omicron Sudah Masuk Indonesia

Sebagaimana diketahui, Omicron menjadi perbincangan internasional. Varian ini disebut memiliki tingkat penularan yang tinggi dan melumpuhkan sistem antibody, sehingga mereka yang memiliki kekebalan komunal tetap bisa tertular.

“Orang yang pernah terkena Covid-19 itu kan sebenarnya punya kekebalan mulai 3 sampai 18 bulan lamanya. Tetapi ketika terkena varian Omicron, bisa langsung kena walaupun masih memiliki waktu kekebalan kelompok itu,” ungkapnya.

Meski demikian, WHO masih terus meneliti keberadaan varian baru ini. WHO juga telah meningkatkan varian ini menjadi variant of concern. Artinya, varian ini menjadi kewaspadaan karena sifat-sifatnya tersebut.

Baca juga: Mutasi Covid Varian Omicron, Ini Bahayanya

“Kecepatannya transmisinya lima kali lebih cepat dari varian Delta. Varian Omicron ini juga dinyatakan sebagai Varian of Concern (VOC) oleh WHO (World Health Organization) pada 26 November lalu,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan varian Omicron belum teridentifikasi sejauh ini di Indonesia berdasarkan pemantauan dan hasil pemeriksaan WGS.

Budi merinci sampai saat ini sudah ada 128 kasus yang terkonfirmasi varian Omicron di sembilan negara di dunia. Sementara itu, terdapat 4 negara lain yang sifatnya masih kemungkinan atau probable sudah dimasuki oleh varian tersebut.

Diketahui, negara yang melaporkan kasus varian Omicron tertinggi yakni adalah Afrika Selatan dengan 99 kasus dan diikuti oleh Botswana dengan 19 kasus. Budi kemudian berjanji pemerintah akan memperketat pengawasan seluruh pintu masuk Indonesia untuk mencegah penyebaran varian ini.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...