Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Karimunjawa Ditawari PLTS di Tengah Laut

Audiensi terkait PLTS untuk Karimunjawa. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Persoalan listrik di Kepulauan Karimunjawa, di Kabupaten Jepara, masih menjadi hal serius. Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara membutuhkan adanya penambahan fasilitas listrik di pulau tersebut.

Hari ini, sebuah perusahaan bernama PT Solarian Energi Alam menawarkan program untuk membangung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Karimunjawa. Diketahui, sejauh ini PLN masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) untuk menyuplai listrik di sana.

Perwakilan PT Solarian Energi Alam, James Li, beranggapan bahwa PLTS bisa menjadi solusi terbaik untuk menyuplai listrik di Karimunjawa. Sebab, dibandingkan dengan PLTD, PLTS lebih ramah lingkungan dan bersifat energi baru terbarukan.

“Kami memang mau men-suport Karimunjawa dengan menyediakan energi baru terbarukan. Kami juga ingin membantu lingkungan hidup di sana. Jadi nanti bisa mengurangi karbon dioksida,” kata James, usai audiensi dengan bupati Jepara, Senin (29/11/2021).

Selain lebih ramah lingkungan, lanjut James, biaya PLTS juga dianggap lebih terjangkau. Sehingga, harapannya masyarakat setempat bisa lebih hemat dalam membayar penggunaan fasilitas listrik.

Namun, James masih belum bisa memberikan perbandingan angka biaya antara PLTS dan PLTD. Pihaknya masih butuh survei dan penghitungan lebih intens.

Baca: Ganjar Diwaduli Ratusan Baterai PLTS di Karimunjawa Mati

James menyebut, saat ini kapasitas suplai listrik dari PLTD hanya sekitar 2 mega watt. Untuk itu, jika tawaran programnya diterima oleh pemerintah daerah, di awal-awal James akan memasang PLTS dengan kapasitas suplai sekitar 1,2 mega watt.

James menegaskan kehadiran PLTS itu tidak bermaksud untuk menggantikan peran PLTD. Melainkan untuk menyuplai listrik tambahan dengan energi yang lebih ramah lingkungan.

Rencananya, panel-panel surya tersebut akan dipasang di tengah laut. Menurut James, ini merupakan terobosan baru di Indenesia.

“Ide kami begitu (penempatan panel surya di tengah laut, red). Untuk saya sendiri, negara lain saja sudah jalanin di atas laut. Kenapa tidak di Indonesia. Saya pikir itu akan menjadi dorongan untuk Karimunjawa lebih terkenal dan bagus untuk masyarakat,” imbuh James.

Baca: Sandiaga Uno: Karimunjawa Lokasi Diving Terbaik di Dunia

Menanggapi hal itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi, masih belum menyetujui atau menolaknya.

Pihaknya masih ingin mengkaji lebih mendalam tentang kebutuhan akan suplai listrik dari PLTS di Karimunjawa. Mengingat, di Karimunjawa juga sudah ada PLN dengan PLTD-nya yang menyuplai listrik.

“Kita belum bisa tentukan sekarang. Karimunjawa memang butuh tambahan suplai listrik. Tapi kita belum bisa tentukan apakah itu pembangkit diesel, uap, air, atau surya. Tapi, yang pasti, prinsipnya warga saya di Karimunjawa tercukupi listriknya,” tegas Andi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...