Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Emak-Emak di Kudus Bikin Ecoprint dari Daun Tak Terpakai

Ibu-ibu di Perumahan Muria Indah Kudus membuat ecoprint. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ibu-ibu di Perumahan Muria Indah, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus diajak membuat ecoprint. Menariknya, mereka membuat ecoprint menggunakan dedaunan yang terdapat di sekitar Perumahan, yang selama ini tak terpakai.

Kegiatan pelatihan pembuatan ecoprint itu dilaksanakan di Gazebo RT 14, RW 07 perumahan Muria Indah.

Mereka menggunakan beberapa jenis daun. Seperti daun jarak kepyar, daun jarak wulung, daun kenikir,  daun kalpataru, daun afrika, dan daun Pepaya. Selain itu juga memanfaatkan bunga kenikir, bunga kamboja, dan bunga waru.

Ketua PKK Perumahan Muria Indah, Agus Suwarsono mengatakan, kegiatan pelatihan membuat ecoprint ini sebagai rangkaian menjelang lomba dalam rangka memperingati Hari Ibu bulan depan, yang pelaksanaannya juga di perumahan Muria Indah. Ecoprint dipilih lantaran untuk mengenalkan kepada masyarakat sekitar.

”Tujuannya untuk lebih mengenalkan ecoprint. Karena ecoprint ini ramah lingkungan. Dan perawatannya juga sama dengan batik,” katanya, Senin (29/11/2021).

Baca: Melihat Pembuatan Batik Ecoprint di Kudus yang Mempesona dan Ramah Lingkungan

Pembuatan ecoprint itu dilakukan dengan cara steaming. Prosesnya digulung, setelah itu dikukus selama dua jam.

“Setelah dikukus itu ya sudah selesai. Ecoprint ini bisa dibuat menjadi tunik,” terangnya.

Dia berharap ecoprint ini bisa berkelanjutan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian bagi ibu-ibu sekitar perumahan.

“Harapan kami ibu-ibu bisa mengembangkan ecoprint. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.