Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Belasan Telur King Kobra Ditemukan di Permukiman Kudus

Telur king kobra yang ditemukan di pekarang di Desa Loram Kulon, Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Belasan telur ular king kobra ditemukan di pekarangan yang berada di kompleks permukiman warga di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Minggu (29/11/2021) malam. Sedikitnya ada 18 telur ular king kobra yang ditemukan di pekarangan warga tersebut.

Relawan Animal Rescue BPBD Kudus Edi Yulianto mengatakan, pihaknya awalnya mendapatkan laporan dari warga bahwa di pekarangan depan rumahnya ditemukan telur ular berjumlah banyak. Setelah itu pihaknya bersama tim Animal Rescue langsung datang ke lokasi.

“Telurnya itu ditemukan di bawah pohon kresem yang batangnya keropos bagian bawah. Jadi itu ularnya bersarang di situ. Laporannya sekitar jam 20.00 WIB,” katanya, Senin (29/11/2021).

Baca: Geger, Ular Kobra Sepanjang 1 Meter Masuk Rumah Warga di Klaten

Belasan telur tersebut diperkirakan berusia sekitar dua pekan. Lebih lanjut menurutnya usia telur kobra hingga menetas berkisar antara tiga bulan setelah telur keluar.

“Ini pasti nanti menetas, sekitar dua pekan ini usianya. Kalau usia telur sampai menetas itu sekitar 75-90 hari,” ucapnya.

Saat seperti ini, sambung dia, memang menjadi musimnya ular king kobra bertelur dan menetas. Apalagi beberapa waktu terakhir ia kerap mendapatkan laporan ada ular king kobra anakan yang sering masuk ke rumah warga di sekitar wilayah tersebut.

Baca: Resahkan Warga, King Kobra Sepanjang Empat Meter di Lebengjumuk Grobogan Berhasil Ditangkap

“Memang ini musim bertelur dan menetas king kobra. Diperkirakan sekitar situ itu habitat ular kobra, karena akhir-akhir ini sering ada laporan ular kobra kecil masuk rumah sekitar situ,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati jika ada ular kobra yang masuk rumah. Masyarakat diminta segera melaporkan jika ada ular yang ditemui di sekitar permukiman.

“Karena induknya kemarin tidak ada. Jika nanti ada yang melihat ular bisa langsung melapor. Ini kami amankan telurnya hingga menetas,” imbuhnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoh

Comments
Loading...