Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

INFO BEKASI

Keluarga Minta Pelaku Mutilasi Bekasi Dihukum Mati

Dua pelaku mutilasi yang ditangkap polisi dihadirkan saat jumpa pers. (Detik.com)

MURIANEWS, Bekasi – Keluarga korban kasus mutilasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta para pelaku dihukum mati. Pasalnya, mereka menilai pembunuhan tersebut sudah direncanakan.

Bilhuda, perwakilan keluarga korban mengatakan, setelah melihat motif para pelaku, ia menilai pembunuhan tersebut direncanakan sejak awal. Apalagi dari tempat kejadian perkara (TKP) yang jadi tempat eksekusi korban hingga korban ditemukan jaraknya lumayan jauh.

Baca: Diawali Pesta Narkoba, Begini Kronologi Mutilasi Kurir Ojol Bekasi

“Kalau kita lihat daripada motifnya, memang ada suatu perencanaan, karena TKP, informasinya di Gedung Juang. Kemudian mayat ini dibawa ke Kedungwaringin, perbatasan Karawang sana,” kata Bilhuda seperti dikutip Detik.com.

“Artinya, kalau tidak ada suatu perencanaan, mana mungkin hal ini bisa terpikirkan akan dibawa ke mana ini mayat setelah dieksekusi,” imbuhnya.

Menurut Bilhuda, keluarga RS berharap para pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP. Pasal 340 KUHP mengatur tentang ancaman hukuman bagi tersangka kasus pembunuhan berencana, yakni hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

“Kami kembali lagi sangat berharap kepada kepolisian untuk pelaku ini diterapkan Pasal 340, karena memang berdasarkan kita lihat daripada rangkaian-rangkaiannya, memang indikasinya adalah pembunuhan berencana,” paparnya.

Baca: Ditangkap! Pelaku Mutilasi di Bekasi Sakit Hati Istri Dicabuli

“Justru itu, yang kami harapkan bahwa pelaku ini memang dihukum mati. karena sangat tidak manusiawilah apa yang telah dilakukan oleh para pelaku ini,” tambahnya.

Bilhuda memastikan pihak keluarga korban akan mengawal penanganan kasusnya. Namun demikian, keluarga tetap mempercayakan penanganan kasusnya kepada pihak kepolisian.

“Tentunya kita akan kawal. Tapi, pada intinya kita mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum ini kepada kepolisian,” terang Bilhuda.

Baca: Pelaku Mutilasi di Bekasi Terancam Penjara Seumur Hidup

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka kasus mutilasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Dua tersangka, yakni FM (20) dan MAP (29) telah ditangkap. Sedangkan satu tersangka lagi masih diburu.

Dua dari tiga pelaku memiliki motif masing-masing, hingga membunuh dan memutilasi RS. FM merasa sakit hati karena pernah dihina oleh korban.

Selain itu, korban juga disebut pernah menghina istri FM. Sedangkan MAP, mengaku sakit hati karena korban pernah mencabuli almarhum istrinya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.