Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Siswanya Positif Covid-19, PTM Tiga SD di Solo Dihentikan Sementara

Suasana lengang di halaman SD Negeri Beskalan, Solo, Jumat (26/11/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

MURIANEWS, Solo – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tiga Sekolah Dasar (SD) terpaksa dihentikan setelah tujuh siswanya terkonfirmasi positif Covid-19.

Tak hanya itu, tiga SD tersebut juga ditutup sementara oleh Pemkot Solo. Langkah itu dilakukan guna menghindari penyebaran Covid-19 terhadap siswa lain yang negative Covid-19.

Baca: Enam Siswa Terpapar Covid, PTM SDN Gendongan 1 Salatiga Dihentikan

Sekretaris Dinas Pendidikan Solo, Dwi Ariyatno membenarkan penutupan tersebut. Ia pun menyebutkan, ketiga SD yang ditutup adalah SD Negeri Cinderejo, SD Negeri Semanggi Kidul dan SD Negeri Beskalan.

Ketiga sekolah ini harus menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga beberapa hari ke depan.

“Ada tujuh siswa di tiga SD yang positif. PTM kita hentikan sampai tracing selesai. PTM sementara diganti PJJ,” katanya seperti dikutip Detik.com, Jumat (26/11/2021).

Baca: Baru Berlangsung Sehari PTM di Grobogan Langsung Dihentikan, Kenapa?

Rincian kasus di tiga sekolah itu, yakni tiga orang positif di SDN Semanggi Kidul, satu orang positif di SDN Cinderejo dan tiga orang positif di SDN Beskalan. Tiga kasus di SDN Semanggi Kidul itu, dua di antaranya adalah hasil tracing.

Hal itu diketahui usai Pemkot Solo kembali melakukan surveilans untuk mengetahui penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah. Sebelumnya Ada 16 SD, tujuh SMP, tiga SMA/SMK dan lima MA/MTs/MI/ponpes yang harus mengikuti program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu.

“Hasil tracing di SD Cinderejo dan SD Beskalan masih belum keluar. Nanti akan ada tes swab lanjutan bagi yang swab pertama negatif. Hasil ini menentukan kapan PTM bisa diberlakukan lagi,” katanya.

Baca: SMP 1 Winong Pati Kembali Gelar PTM Usai Siswanya Sembuh dari Covid

Terpisah, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengatakan PTM kembali diberlakukan ketika hasil tracing menunjukkan negatif COVID-19. Selama tracing belum selesai, sekolah yang diketahui ada siswa positif harus ditutup untuk sementara.

“Kalau nanti tracing semuanya selesai, anak-anak baru dibolehkan masuk kembali. Dengan catatan kasusnya tidak melebar ke mana-mana,” kata Teguh.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

 

Comments
Loading...