Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kalah Dari Klub Antah Brantah Conte Sebut Dirinya Bukan Penyihir

Antonio Conte
Antonio Conte sebut dirinya bukan Penyihir, yang bisa membawa Tottenham langsung berprestasi. (instagram.com/boladunia)

MURIANEWS, London- Antonio Conte menyebut dirinya bukan seorang ‘penyihir’. Saat ini dirinya mulai mengerti ukuran pekerjaannya di Tottenham, setelah mengalami salah satu malam paling memalukan dalam sejarah mereka.

Tottenham Hotspur secara mengejutkan mengalami kekalahan 1-2 dari NS Mura, klub antah brantah dari Slovenia di Liga Konfrensi Eropa, Jumat (26/11/2021) dinihari WIB. NS Mura adalah tim dengan peringkat terendah di Liga Konferensi Eropa, yang sudah mengalami kekalahan di empat pertandingan sebelumnya.

Antonio Conte, yang ditunjuk untuk menggantikan Nuno Espirito Santo tiga pekan lalu, untuk membawa Tottenham kembali ke papan atas sepakbola Inggris, jelas merasa tertampar. Namun dirinya mencoba untuk tetap tenang dengan hasil yang diraih timnya.

“Saya harus jujur dan memberi tahu Anda bahwa setelah tiga setengah minggu, saya mulai memahami situasinya. Saya dapat memberitahu Anda bahwa situasinya tidak sederhana. Ini tidak sederhana karena pada saat ini pasti level Tottenham tidak begitu tinggi,” ujarnya usai pertandingan.

“Ada celah penting dengan tim-tim top di Inggris. Dari hal ini kita tidak perlu takut. Saya di sini untuk bekerja, di sini untuk memperbaiki situasi. Saya tahu bahwa pada saat ini kita perlu memiliki kesabaran, waktu dan saya di sini karena saya tahu ada masalah yang harus dipecahkan,” tambahnya.

Conte menyatakan dirinya senang bisa berada di London untuk menagani Hotspur. Namun pada saat yang sama dirinya juga harus jujur, bahwa ada banyak pekerjaan yang harus dituntaskan untuk meningkatkan kualitas Tottenham.

BACA JUGA: Antonio Conte Bakal Melatih Lagi

“Jika seseorang berpikir bahwa pelatih baru datang dan Conte menang di masa lalu, maka saya adalah seorang penyihir. Sayangnya saya bukan penyihir. Satu-satunya sihir yang bisa saya lakukan adalah bekerja. Untuk meningkatkan, untuk membawa metode saya, ide-ide saya tentang sepak bola. Tapi kita harus mengerti bahwa kita butuh waktu,” katanya lagi.

Conte telah mengisyaratkan bahwa skuadnya memiliki keterbatasan yang dapat menghentikannya mencapai targetnya di klub. Tonttenham disebutnya memiliki banyak keinginan. Semuanya harus diwujudkan melalui bekerja dan bekerja.

Ibarat menggerakan mobil pada level maksimum, apa yang terjadi di Tonttenham bisa saja terkadang tidak cukup untuk menjadi kompetitif. Semuanya masih harus diupayakan dengan sebaik-baiknya.

“Jalan ini bisa satu meter atau 100 meter, saya tidak takut, saya siap untuk pergi dan
Menyelesaikan jalan ini. Tetapi pada saat yang sama saya ingin sangat jujur, kami harus banyak bekerja dan berkembang dalam banyak aspek,” tegasnya.

“Penting untuk mengetahui hal ini, karena saya bukan penyihir, dan setelah tiga minggu, saya telah menemukan pemain yang ingin bekerja dan memiliki komitmen yang besar tetapi terkadang itu tidak cukup,” tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Daily Mail

Comments
Loading...