Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Jepara Dihadiahi Pocong, Buruh Sindir Gak Bisa Beli Celana Dalam

Boneka pocong dibawa para buruh saat demo UMK 2022 di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Massa aksi yang berasal dari beragam serikat buruh menggeruduk Kantor Bupati Jepara, Jumat (26/11/20210. Mereka bahkan membawa boneka pocong untuk bupati Jepara.

Pocong itu diarak seribuan massa aksi. Sesampainya di depan gerbang kantor bupati, pocong itu diletakkan persis di depan gerbang.

Seorang demonstran yang membawa boneka pocong itu duduk bersila di hadapannnya.

“Ini (boneka pocong, red) adalah simbol matinya keadilan. Keadilan bagi buruh sudah mati,” seru salah seorang dari mobil komando dengan pengeras suara, Jumat (26/11/2021).

Baca: Buruh Jepara Demo Besar-Besaran, Akses ke Alun-Alun Ditutup

Selain membawa boneka pocong, massa juga beragam poster dengan kata-kata sangat menggelitik.

Salah satu pekerja berfoto di bawah poster-poster yang diusung dalam demo UMK Jepara, Jumat (26/11/2021). (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

Seperti “Upah Murah Buruh Mendesah.. Ahh!”, “Inyong mumet ora kuat tuku cawet (aku mumet tak mampu beli celana dalam,” “Upah di Atas Rendah Keluarga Kurang Gizi,”.

Baca: Seribu Lebih Buruh Jepara Bergerak ke Kantor Bupati

Setiap saat koordinator serikat buruh yang berorasi menggemborkan agar pemerintah Jepara tidak jadi mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jepara yang hanya Rp 1.403. Kenaikan upah yang hanya senilai itu dianggap sama sekali tak bisa mensejahterakan buruh.

Di sisi lain, para buruh memiliki tugas pekerjaan yang tidak ringan. Selain itu, beban kebutuhan hidup para buruh juga semakin bertambah. Yang memaksa mereka untuk bekerja lebih keras.

“Kita bekerja seperti tidak tahu waktu kawan-kawan. Tapi apa yang terjadi, kesejahteraan tak kita dapatkan. Kenaikan upah Rp 1.403 itu sama saja menghina kita sebagai buruh, kawan-kawan,” seru orator dari mobil komando yang disambut teriakan dari buruh yang datang.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...