Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Buruh Jepara Demo Besar-Besaran, Akses ke Alun-Alun Ditutup

Petugas kepolisian menjaga barikade penutup akses di Alun-alun Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Seribuan lebih buruh di Kabupaten Jepara menggelar aksi, Jumat (26/11/2021). Mereka bergerak dari berbagai arah untuk menggelar demo di Kantor Bupati Jepara.

Siang ini para buruh mulai mendekati kawasan Alun-Alun Jepara. Petugas kepolisian menutup rapat akses menuju Alun-Alun Jepara.

Kasatlantas Polres Jepara AKP Doddy Triantoro mengatakan, penutupan dilakukan untuk mencegah masyarakat yang ingin lewat kota dan terganggu adanya demonstrasi.

“Jumlah massanya banyak sekali. Seribuan lebih. Ini kalau tidak kami alihkan lalu lintasnya akan macet total. Nanti warga yang tidak ikut demonstrasi malah terganggu,” kata Doddy.

Massa buruh di Jepara bergerak ke Kantor Bupati Jepara untuk demo kenaikan UMK 2022. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

Beberapa jalan yang ditutup yaitu Jalan Pemuda. Pengguna jalan bisa melewati Jalan Soekarno-Hatta. Lalu, di dekat alun-alun, Jalan Kartini ditutup sampai Jalan Ahmad Yani.

“Depan kantor bupati nanti kosong. Nanti sekitarnya diisi demonstrans,” ujar Doddy.

Baca: Seribu Lebih Buruh Jepara Bergerak ke Kantor Bupati

Kedatangan para demonstran itu melewati jadwal yang pada awalnya pukul 11.00 WIB sudah selesai aksi.

Menurut Doddy, itu karena para demonstran menghampiri massa aksi lain yang sudah menunggu.

Baca: Hasil Hitung Dewan Pengupahan, UMK Jepara Hanya Naik Rp 1.403

Meski sempat macet parah, lanjut Doddy, saat ini kondis jalan raya Jepara-Kudus kini sudah mulai lancar. Sebab, semua massa sudah tiba di pusat kota.

“Tapi kami tetap siagakan petugas untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Jadi sekarang pengguna jalan yang ingin ke Kudus atau sebaliknya sudah tidak terkena macet,” terang dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...