Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jordi Amat Bersedia Dinaturalisasi Untuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Pemain keturunan Indonesia, Jordi Amat sudah mulai diproses naturalisasi. (www.facebook.com/photo/?fbid)

MURIANEWS, Jakarta- Pemain keturunan Indonesia, Jordi Amat menyatakan bersedia dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. Pemain ini bahkan sudah mengirimkan berkas untuk bisa dinaturalisasi menjadi WNI.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani yang ditugaskan mengurus proses naturalisasi ini, Jordi Amat sudah mengirimkan berkas yang dibutuhkan. Pemain yang pernah membela Timnas Spanyol usia muda ini sudah berkirim surat ke PSSI.

“Jordi [Amat] sudah mengirim dokumen dan surat keinginan untuk menjadi WNI kepada federasi. [Dokumennya] langsung dikirim ke PSSI,” kata Hasani seperti dilansir CNN Indonesia Kamis (25/11/2021).

Berdasarkan statistik, Jordi Amat juga sempat membela timnas Catalonia. Namun, karena timnas Catalonia tidak diakui FIFA sebagai sebuah federasi, Jordi Amat tetap tercatat hanya membela timnas usia muda Spanyol dan bukan tim senior.

Mengacu aturan naturalisasi terbaru FIFA, seorang pemain bisa tampil sebuah tim nasional dalam kalender internasional jika tidak pernah bermain lebih dari tiga kali di tim nasional sebelumnya. Namun aturan ini tak berlaku untuk Piala Dunia.

BACA JUGA: Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Myanmar di Indosiar

Selama membela Spanyol U-16 hingga U-21 pada kurun 2008 hingga 2014, turnamen terbesar yang pernah diikuti Jordi Amat adalah Piala Dunia U-17 2009. Ketika itu Spanyol U-17 menempati tempat ketiga, setelah menang 1-0 atas Kolombia.

Selain Jordi Amat, ada dua pemain keturunan Indonesia yang diharapkan bisa dinaturalisasi menjadi bagian Timnas Indonesia. Mereka adalah Sandy Walsh dan Mess Hilgers. Keduanya sudah memberi respons, namun belum mengirim dokumen.

Dalam hal ini PSSI sudah berhubungan dengan agen keduanya. Mereka, para agen pemain ini menyatakan akan segera memberi tanggapan. Sedangkan satu pemain lain, Kevin Diks, sejauh ini belum memberikan tanggapan.

Agen Kevin Diks, pemain berpaspor Belanda yang membela FC Copenhagen ini sudah dihubungi PSSI lewat lembaga Ais Sports. Namun hingga kini belum memberikan tanggapan.

“Kami baru berbicara antar-agen [terkait Sandy Walsh dan Mess Hilgers]. Agennya minta waktu mau bicara sama pemainnya dulu. Pada prinsipnya keempat pemain tersebut berminat [untuk dinaturalisasi],” ucap Hasani menjelaskan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong menjadi pihak yang pertama yang mengusulkan agar pemain-pemain itu dinaturalisasi. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai pemain-pemain keturunan Indonesia di luar negeri layak diberi penawaran membela negara leluhurnya.

Program ini dianggap Shin untuk memperkuat Timnas Indonesia. Bukan hanya untuk kepentingan jangka pendek Timnas Indonesia, tetapi sekaligus membuka jalan bagi pemain muda Indonesia agar punya sosok acuan sebagai tolok ukur karier profesional.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: CNN Indonesia

Comments
Loading...