Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Realisasi Proyek Fisik di Grobogan Masih Rendah

Sekda Grobogan Moh Sumarsono. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Para kepala OPD di lingkup Pemkab Grobogan diminta agar melakukan akselerasi atau percepatan pelaksanaan kegiatan fisik tahun 2021. Hal itu perlu dilakukan karena realisasi proyek fisik tahun anggaran 2021 hingga akhir Oktober masih belum mencapai target.

Yakni baru sekitar 77,98 persen. Sementara target yang harusnya dicapai sebesar 86,85 persen.

“Saat ini sudah mendekati akhir tahun anggaran. Oleh sebab itu, kondisi ini harus disikapi dengan serius. Saya minta para kepala OPD untuk melakukan akselerasi agar realisasi fisik pada akhir tahun nanti bisa sesuai target,” tegas Sekda Grobogan Moh Sumarsono.

Ini dikatakannya saat membuka sekaligus memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) triwulan IV tahun 2021, di gedung Riptaloka setda Grobogan, Kamis (25/11/2021).

Dalam rakor itu terungkap jika besarnya anggaran tahun 2021 untuk belanja daerah mencapai Rp 2,5 triliun lebih. Dana sebesar ini digunakan untuk membiayai 578 kegiatan dan 1.437 sub kegiatan yang tersebar di 49 OPD.

Baca: UMK Grobogan 2022 Diusulkan Naik Rp 4 Ribu

Selain target fisik, untuk target keuangan juga belum memenuhi target. Di mana, realisasi keuangan hingga akhir Oktober baru 70,29 persen. Sedangkan targetnya sebesar 79,54 persen.

Terkait kondisi itu, ia meminta kepada semua kepala SKPD agar segera melaksanakan program yang sudah direncanakan sehingga serapan anggaran bisa sesuai target.

Kemudian, semua kendala yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran agar selalu diidentifikasi dan dicarikan solusinya.

”Kami minta untuk OPD yang capaian kinerjanya masih rendah agar bekerja lebih keras dalam melaksanakan program dan kegiatan yang belum tercapai,” ujarnya.

Sumarsono meminta agar proyek fisik pada tahun anggaran 2021 ini harus bisa diselesaikan seluruhnya. Artinya, jangan sampai ada pekerjaan yang tidak tuntas pengerjaannya.

Menurutnya, kalau sampai ada proyek yang sampai gagal dilaksanakan tentu sangat disayangkan. Sebab, anggarannya sudah disiapkan dan hasil proyek itu juga sudah dinantikan masyarakat.

“Saya minta semua pekerjaan yang sudah direncanakan pada tahun ini bisa terlaksana 100 persen. Saya minta kepada semua kepala OPD agar selalu memantau program kerja yang sudah direncanakan sehingga bisa selesai sesuai target,” tegasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...