Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

SDKP Pati Diduga Persulit Izin Melaut, Pemilik Kapal Geram

Kuasa hukum pemilik Kapal KM Manis Sejahtera mendatangi Satwas SDKP Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pemilik Kapal KM Manis Sejahtera Pati berang, lantaran Satuan Pengawas (Satwas) Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Pati enggan menerbitkan Surat Laik Operasi (SLO). Padal semua dokumen administrasi sudah komplit dan sesuai dengan syarat yang berlaku.

Karena itu, pemilik bersama dengan kuasa hukumnya pun mendatangi Kantor SDKP Pati, Kamis (25/11/2021). Mereka menuding SDKP Pati mempersulit izin melaut, padahal semua persyaratan sudah terpenuhi.

Kuasa Hukum pemilik KM Manis Sejahtera Nimerodi Gulo mengatakan, kapal ini sudah berangkat sebanyak 32 kali. Sebelumnya pengurusan tidak ada masalah. Tetapi pada keberangkatan yang ke-33 ini, ada permasalahan bahwa SDKP Pati tidak berkenan menerbitkan SLO.

“Mereka tidak menerbitkan SLO tapi malah mencari-cari masalah. Padahal, klien kami ini sudah memasukkan perbekalan ke dalam kapal. Kalau SLO tidak diterbitkan, tidak bisa berangkat. Kerugiannya ratusan juta rupiah,” katanya, Kamis (25/11/2021).

Dia menduga SDKP memang bermain-main dengan penerbitan SLO ini. Apalagi ketika pihaknya menemui di kantor, pihak SDKP pun tidak ada yang bisa memberikan jawaban.

“Ini ada indikasi permainan. Kalau pun kapal ini menjadi barang bukti, tetapi itu tidak bisa serta merta menghentikan kapal. Karena kapal ini barang produktif, SDKP tidak bisa melarang keberangkatan kapal selama persyaratannya terpenuhi. Masalah kapal ini jadi barang bukti, itu ranah kepolisian, bukan ranah SDKP,” ujarnya.

Baca: Nelayan Pati Teriak Minta Tolong Bu Susi soal Kapal Asing

Diketahui, kapal tersebut memang menjadi barang bukti terkait dugaan penipuan oleh salah seorang pengurus kapal KM Manis Sejahtera. Laporan sudah dilayangkan ke Polda Jateng. Bahkan beberapa saksi dan terlapor sudah dilakukan pemeriksaan.

Sebelumnya, penyidik juga sudah menjelaskan kepada pihak SDKP bahwa kapal tetap bisa berangkat sekali pun statusnya adalah barang bukti. Selama tidak dibutuhkan dalam prosea penyidikan, maka kapal tetap bisa berlayar karena masuk dalam benda bergerak.

Sementara pihak Satwas SDKP Pati, Pratmini Widiana mengaku masih berkoordinasi terkait permasalahan tersebut. Sehingga belum bisa memberikan jawaban.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...