Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PPKM Level 3 saat Nataru, Ini Saran Epidemiolog

PPKM Level 3 saat Nataru, Ini Saran Epidemiolog
Epidemiolog meminta jaminan imunitas masyarakat jadi faktor utama yang harus diperhatikan pemerintah. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Jakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 bakal diterapkan Pemerintah untuk seluruh Indonesia saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Epidemiolog Indonesia untuk Griffith University Australia, Dicky Budiman meminta pemerintah melakukan tiga hal saat jalankan kebijakan itu. Menurutnya, jaminan imunitas masyarakat jadi faktor utama yang harus diperhatikan pemerintah.

“Maksudnya disini adalah vaksinasi yang harus dikejar capaiannya setidaknya mengarah ke angka 80 persen dari total penduduk,” tutur Dicky dikutip dari Kompas.com, Kamis (25/11/2021).

Menurut Dicky, apapun status PPKM, vaksinasi Covid19 harus menjadi syarat bagi masyarakat melakukan perjalanan. Langkah itu diharap bisa mendorong cakupan vaksinasi.

Kemudian, pemerintah harus memastikan masyarakat yang bepergian, berinteraksi dan melakukan mobilitas itu tidak membawa virus Corona.

“Pertama selain divaksinasi, dia harus melalui screening yang ketat. Pemerintah harus tahu apakah orang itu baru saja melakukan kontak erat, atau berasal dari lingkungan yang rentan,” jelas Dicky.

Baca juga: Ini Syarat Perjalanan dan Wisata saat Nataru

“Lalu beberapa fasilitas atau event kecil harus menerapkan screening, minimal dengan tes rapid antigen. Jadi proses screening ini yang penting,” tegasnya.

Terakhir pemerintah diminta memberikan komunikasi yang tepat, demi menumbuhkan kepercayaan publik.

“Caranya dengan menyampaikan secara terbuka semua data dan situasi pandemi Covid-19. Jangan ada yang ditutup-tutupi, sampaikan jika memang ada potensi-potensi perburukan,” pungkas dia.

Pemerintah akan menjalankan PPKM level 3 untuk menghindari penyebaran Covid-19 gelombang ketiga.

Rencananya, PPKM level 3 akan ditetapkan di semua wilayah Indonesia, dan pelaksanaannya dimulai 24 Desember 2021 mendatang.

Namun, pemerintah menyatakan tidak akan melakukan penyekatan wilayah seperti kala libur Idul Fitri. Sebaliknya pengawasan protokol kesehatan akan diperketat di gereja, tempat umum dan tempat wisata.

Pemerintah mengeluarkan aturan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan itu dituangkan dalam Inmendagri No 62 tahun 2021 yang diteken Muhammad Tito Karnavian.

Regulasi itu berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Seperti diketahui, pemerintah menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada libur Nataru.

Penerbitan aturan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya lonjakan Covid19 yang beriringan dengan libur Nataru. Mobilitas masyarakat di berbagai sektor pun diatur agar tidak terjadi lonjakan kasus, terutama pada sektor perjalanan dan wisata.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...