Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tak Hanya Atasi Kantuk, Kopi Ternyata Bisa Turunkan Risiko Kanker Hati dan Kolorektal

Ilustrasi. (Freepik)

MURIANEWS, Kudus – Kopi terkenal sebagai minuman yang menghilangkan kantuk. Tapi minuman ini juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti menurunkan risiko kanker hati dan kanker kolorektal.

Hasil studi Elsevier pada 2007 menunjukkan peminum kopi berisiko lebih rendah 40 persen terkena kanker hati. Selain itu, 489.706 orang yang minum 4-5 cangkir kopi per hari memiliki risiko 15 persen lebih rendah terkena kanker kolorektal

Kafein pada kopi selain memberikan energi dan menghilangkan rasa kantuk, dapat berfungsi untuk membantu pembakaran lemak.

Melansir Healthline, kafein dapat dapat meningkatkan pembakaran lemak sebanyak 10% pada orang gemuk dan 29% pada orang kurus serta meningkatkan tingkat metabolisme tubuh sebesar 3-11%

Kopi disebut mengandung antioksidan dan nutrisi yang menyehatkan. Dalam secangkir kopi terdapat vitamin B2 vitamin B2, vitamin B5, mangan, kalium, magnesium, serta niasin.

Diabetes tipe 2, masalah kesehatan utama yang memengaruhi jutaan orang di dunia juga dapat diatasi oleh kopi. Mengutip dari Healthline, hasil studi menunjukkan peminum kopi memiliki risiko 23-50 % lebih rendah.

Satu studi lainnya menunjukkan pengurangan sebanyak 67%. Menurut tinjauan besar dari 18 studi di total 457.922 orang, setiap cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan 7% penurunan risiko diabetes tipe 2.

Namun jika seseorang telah mengidap diabetes, mengonsumsi kopi yang kaya kafein berisiko memengaruhi kadar gula. Kafein dapat menyebabkan naik atau turunnya kadar gula.

Maka bagi pengidap diabetes tipe 2 disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter saat ingin minum kopi.

Tapi kafein dalam kopi mempunyai efek positif pada otak. Seperti meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, suasana hati, dan mengurangi risiko depresi.

Efek positif lainnya, berdasar jurnal Practical Neurology, mengonsumsi kopi dapat mencegah penurunan fungsi kognitif otak, penyakit Parkinson dan Alzheimer. Bahkan, asupan kopi juga tidak perlu dihentikan pada orang lanjut usia (lansia).

Kafein pada kopi juga disebut dapat mencegak terbentuknya batu empedu. Kolesterol yang menyebabkan terjadinya pengkristalan atau batu di kantung empedu tercegah oleh kandungan pada kopi.

Dengan adanya kandungan itu dapat merangsang kontraksi di kantung serta meningkatkan aliran empedu, sehingga tidak ada kolesterol yang menumpuk.

 

Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Supriyadi
Sumber: healthline.com

Comments
Loading...