Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dana yang Diembat Pemilik Koperasi di Jepara Dikembalikan ke Negara

Penyerahan dana kerugian negara yang diselewengkan koperasi di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menerima uang pengganti kerugian negara yang diserahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara senilai 1 milliar.

Uang tersebut berasal dari pinjaman dana bergulir LPDB-KUMKM yang disalahgunakan oleh Koperasi Serba Usaha (KSU) Permata Jepara. Kasus ini bergulir sejak 2014 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jepara Ayu Agung mengatakan, kasus ini telah menjalani proses persidangan, dan pemilik KSU Permata Abdul Rouf dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Ia mengatakan, sebelim persidangan pemilik KSU itu mengembalikan uang, namun sidang tetap dilanjutkan lantaran pemalsuan dokumen fiktif.

”Uang itu sudah dikembalikan. Dana itu resmi sudah ditransfer ke rekening sebagai dana negara,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin mengatakan, penggantian kerugian negara ini menjadi semacam terapi bagi koperasi yang menyalah gunakan pinjaman dana LPSB.

Baca: Pemilik Koperasi di Jepara Tilep Bantuan Negara Rp 1 Miliar

Ia menyebut, pengelolaan keuangan LPDB-KUMKM juga mengacu pada mekanisme pengelolaan APBN.

“Karena dana negara ini, harusnya disalurkan kepada masyarakat atau anggota agar bisa bangkit menjalankan usahanya. Yaitu untuk membangkitkan perekonomian masyarakat,” ujar Aripin.

Aripin menegaskan, bagi koperasi yang mendapatkan pinjaman dana bergulir, harus dipergunakan sebagai mana mestinya. Karena merekayasa maupun penggelapan dana tersebut merupakan pelanggaran hukum.

“Jangan merekayasa. Ini pelangaran hukum dan masuk di tindak pindaan korups juga,” tegas Aripin.

Diketahui, LPDB memiliki peran yang strategis dalam membina Koperasi dan UMKM di daerah, sehingga berkembang dan berdaya saing melalui modal usaha.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...