Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Bayi di Kudus Terinveksi HIV-AIDS, Satu Meninggal Dunia

Dua Bayi di Kudus Terinveksi HIV-AIDS, Satu Meninggal Dunia
Ilustrasi HIV/AIDS (iStockphoto)

MURIANEWS, Kudus – Dua bayi di Kudus terjangkit virus Human immunodeficiency virus dan acquired immune deficiency syndrome (HIV-AIDS).  Satu di antaranya bahkan meninggal dunia.

“Kami sebenarnya mencatat ada tiga, namun satu bukan berasal dari Kudus, yang satu di dari luar Kudus kena gizi buruk, satunya lagi sehat,” kata Eni Mardiyanti Koordinator Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) dan Kaukus Masyarakat Anti Narkoba yang juga Anggota KPAD Kudus, pada MURIANEWS, Selasa (23/11/2021).

Dua bayi tersebut, ungkap Eni, tertular dari ibunya. Sementara ibu dari bayi tersebut tertular dari suaminya. “Ada yang dari suaminya, ada yang juga dari mantan suaminya, karena yang satunya janda,” imbuh dia.

Baca juga: Homoseksual Sumbang 40 Persen Kasus Baru HIV di Kudus

Atas adanya temuan ini pun, Eni berharap Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus serius menerapkan kebijakan skrining HIV bagi calon pengantin yang akan menikah. Sehingga tidak ada kejadian bayi yang tertular HIV/Aids.

“Ini harus benar-benar diterapkan, koordinasi dengan unsur-unsur terkait juga harus terus dibangun,” kata dia.

Di Kabupaten Kudus sendiri, sempat ditemukan kasus calon pengantin yang terjangkit HIV. Namun kemudian batal menikah karena alasan kesehatan.

“Karena tujuan dari keluarga membangun rumah tangga yang baik, semestinya memang seperti itu,” pungkas dia.

Sementara Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Nuryanto mengatakan, untuk saat ini hampir 60 persen puskesmas di Kabupaten Kudus telah melayani skrining HIV bagi calon pengantin.

Oleh karena itu, para calon pengantin diharapkan bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk skrining HIV sebelum menikah.

“Ini kan juga untuk mempersiapkan penerus yang berkualitas ya, jadi silahkan bisa dimanfaatkan dan dilaksanakan,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...