Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ini Langkah RS Aisyiyah Kudus Antisipasi Gelombang Ketiga Lonjakan Kasus Covid19

Ini Langkah RS Aisyiyah Kudus Antisipasi Gelombang Ketiga Lonjakan Kasus Covid19
Karyawan RS Aisyiyah Kudus memeriksa ketersediaan tabung oksigen, Selasa (23/11/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Antisipasi gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 mulai dilakukan di Kabupaten Kudus. Salah satunya yang telah melakukan adalah RS Aisyiyah Kudus.

Ketua Gugus Tugas Covid RS Aisyiyah, dr Agus Prastyo mengatakan sudah menyiapkan bed untuk pasien Covid-19. Jumlahnya ada enam bed.

“Kami sudah ada enam bed untuk pasien Covid-19. Tetapi kalau masih dibutuhkan lagi kami akan gunakan juga ruang di lantai tiga ruang Zaenab sebanyak 24 bed. Kami juga ada ruangan tambahan di bagian depan ruang Zaenab sebanyak 12 kamar, sehingga total ada 42 bed,” katanya, pada MURIANEWS, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, jumlah tersebut dirasa sudah cukup jika nantinya ada kasus lonjakan Covid-19. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan ketersediaan tabung oksigen. Seperti diketahui, saat lonjakan kasus pada Juni lalu, terjadi kelangkaan tabung oksigen.

“Tabung oksigen sejauh ini aman tidak ada kendala,” katanya.

Baca juga: Stok Oksigen Menipis, RS Aisyiyah Kudus Terapkan Triase

Ada sekitar 140 tabung oksigen dengan ukuran berbeda yang telah disiapkan. RS Aisyiyah juga memiliki satu tabung oksigen untuk isi ulang.

“Tiap-tiap tabung itu bisa digunakan untuk satu pasien. Kalau keluarannya 10 liter per menit bisa digunakan untuk empat sampai delapan jam. Kalau keluarannya empat liter per menit bisa digunakan untuk satu hari per pasien,” terangnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan (prokes). Selain itu dia juga mengimbau agar masyarakat ikut vaksinasi.

“Harapannya semoga tidak sampai terjadi adanya lonjakan Covid-19 ketiga saat Nataru (libur Natal dan Tahun Baru). Masyarakat juga jangan berpergian kalau tidak perlu,” harapnya.

Baca juga: Ini Arahan Lengkap Jokowi Jelang Nataru

Sebelumnya, Presiden Jokowi minta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan langkah-langkah antisipasi guna memastikan kesiapan rumah sakit.

Arahan itu diberikan sebelum rapat terbatas di Istana Negara, Senin (22/11/2021). Arahan itu sebagai upaya antisipasi, apabila terjadi lonjakan pasien sakit selama akhir-akhir Desember dan awal Januari 2022.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...