Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Liga Spanyol

Xavi Hernandez Raih Kemenangan di Debut Sebagi Pelatih Barcelona

Liga SPanyol
Xavi Hernandez memulai debutnya dengan meraih kemenangan atas Espanyol. (facebook.com/pendukungbarcelonaindonesia/photos/)

MURIANEWS, Barcelona- Debut Xavi Hernandez diwarnai dengan kemenangan Barcelona. Meski hanya menang tipis 1-0 melawan Espanyol, Xavi dinilai mulai mendapatkan catatan positif.

Tim Barca mendominasi permainan, memiliki penguasaan bola yang baik, dan mampu memunculkan aliran dari sisi lapangan. Terlepas dari kenyataan bahwa lebih dari separuh pemain intinya telah menjalani pertandingan internasional, dan Xavi hanya bekerja selama dua hari dengan seluruh pemain, namun tampilan timnya layak dipuji.

Sentuhan seorang Xavi Hernandez, langsung terlihat di babak pertama. Harus diakui pula, ada banyak perubahan terlihat jika dibandingkan dengan Barça dibawah asuhan Koeman sebelumnya.
Mundi Deportivo, menilai penerapan skema 4-3-3 jelas dilakukan Xavi Hernandez, dengan dua referensi ekstrem. Terutama di sisi kanan, dan pertahanan yang diterapkan sangat maju. Para pemain mampu membentuk garis pertahanan bersama dengan baik.

BACA JUGA: Demi Barcelona, Xavi Sempat Tolak Tawaran Timnas Brasil

Para pemain Barça mampu mentransfer ke lapangan konsep yang sangat ditekankan Xavi selama seminggu. Terlepas dari kenyataan bahwa para pemain hampir tidak punya waktu untuk bekerja dengan pelatih baru, faktanya mereka dengan cepat menginternalisasi pesan dan filosofi Xavi.

Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah penampilan Nico maupun Frenkie de Jong di lini kedua Barcelona. Mereka mampu bermain aktif dan memiliki peran utama yang datang dari baris kedua.

Perubahan tidak hanya terjadi selama 90 menit, tetapi juga terlihat sebelum dan sesudah pertandingan. Kehadiran Xavi juga menunjuka bahwa semua semua pemain pengganti wajib keluar untuk melalukan pemanasan sebelum pertandingan.

Sesuatu yang tidak pernah terjadi di era Ronald Koeman, karena hanya beberapa pemain yang melakukannya secara sukarela di era lalu. Sebelu pertandingan sepuluh pemain starter (kecuali kiper) juga melakukan simulasi pertandingan.

“Saya senang, tetapi ada banyak hal yang harus diperbaiki,” kata Xavi Hernandez usai pertandingan, seperti dilansir Mundo Deportivo.

Xavi dalam kesempatan itu menjelaskan kenapa timnya mendapatkan tekanan hebat du menit-menit terakhir. Hal itu, dikatakannya bukan karena masalah fisik. Tetapi lebih karena tidak tahu bagaimana menafsirkan permainan yang diinginkannya.

Kurangnya kontrol dan kurangnya gol adalah yang terburuk dari debut Xavi di Barcelona. Terutama hal itu terjadi di 20 menit waktu terakhir. Pelatih Espanyol, Vicente Moreno mengubah pendekatan timnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Mundo Deportivo

Comments
Loading...