Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Turunkan AKI/AKB dan Stunting Grobogan, KPM PKH Dilibatkan

KPM PKH Dilibatkan untuk Turunkan AKI/AKB dan Stunting Grobogan
Salah satu nasarumber sedang menyampaikan materi terkait pencegahan gizi burun dan stunting bagi KPM PKH Wirosari. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Upaya menurunkan angka kematian bayi, ibu melahirkan (AKI/AKB) dan stunting di Grobogan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

Terbaru, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) mulai dilibatkan untuk mengatasi masalah ini.

Hal ini terungkap dalam Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bagi KPM PKH di Desa Kropak, Kecamatan Wirosari yang secara khusus membahas tentang penurunan AKI/AKB dan stunting.

Baca juga: Grobogan Siapkan Aplikasi untuk Akurasi Data Stunting

Pembahasan tersebut dilakukan mengingat AKI/AKB dan stunting di Kabupaten Grobogan dinilai masih tinggi. Sedangkan KPM PKH merupakan salah satu komponen masyarakat yang dinilai strategis untuk turut berpartisipasi dalam penurunan AKI/AKB dan stunting tersebut.

Pada kesempatan tersebut hadir tenaga kesehatan Puskesmas Wirosari Sri Mulyani yang turut menyampaikan materi terkait pencegahan gizi buruk dan stunting secara langsung kepada KPM PKH.

Diharapkan, para KPM PKH dapat menerapkan materi yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga AKI/AKB dan stunting di Kabupaten Grobogan dapat diturunkan secara signifikan.

Baca juga: 28 Anak di Grobogan Terdeteksi Alami Stunting

Korcam PKH Kecamatan Wirosari Mirza Faishol mengatakan, selain mendapatkan bantuan berupa uang yang langsung diterima oleh KPM melalui rekening bank sesuai dengan jenis dan jumlah komponen, KPM PKH juga harus mengikuti kegiatan P2K2 yang membahas tentang kesehatan, pendidikan dan keluarga.

“Pada kesempatan ini pendamping PKH menyampaikan materi tentang kesehatan, pencegahan gizi buruk dan stunting. Jadi kita berikan edukasi pada KPM PKH,” jelasnya pada MURIANEWS, Senin (22/11/2021).

Lebih lanjut Mirza menyatakan, kegiatan pertemuan kelompok atau P2K2 dengan pembahasan penurunan AKI/AKB dan stunting seperti ini akan terus dilakukan oleh pendamping kepada semua KPM di desa dampingannya masing-masing.

Baca juga: Pastikan Keakuratan, Kasus Stunting di Grobogan Akan Didata Ulang Pakai Aplikasi

Pasalnya, hal tersebut merupakan instruksi dari Dinas Sosial Kabupaten Grobogan dalam rangka mendukung kegiatan Pemkab Grobogan untuk menurunkan AKI/AKB dan stunting.

“Sebelumnya, sudah ada aksi Grobak Manak atau singkatan dari Grobogan Bersama Atasi Kematian Emak dan Anak. Aksi ini harus kita dukung dan sukseskan bersama,” tandas Mirza.

Kepala Desa Kropak Sukinah menyampaikan rasa terima kasih kepada pendamping PKH yang selalu meberikan edukasi dan pendampingan terhadap warganya.

Selain itu, Ia juga berpesan kepada KPM PKH untuk menggunakan dana bantuan PKH sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Jangan hanya digunakan untuk memenuhi keinginan bukan kebutuhan,” tandasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...