Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Curi dan Jual Motor di Medsos, Dua Pelajar SMP di Wonogiri Diringkus Polisi

Ilustrasi.

MURIANEWS, Wonogiri – Polres Wonogiri menangkap dua siswa SMP di kabupaten setempat usai mencuri sepeda motor dan menjualnya di media sosial. Keduanya ditangkap empat hari usai beraksi, Jumat (19/11/2021) lalu.

Sepeda motor yang dicuri bermerek Yamaha Jupiter MX bernopol AD 6950 QG milik Parto Samino (68), warga Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang bertempat tinggal di dusun tak terlalu jauh dari lokasi kejadian.

Baca: Polda Jatim Ringkus 262 Pelaku Kejahatan, 84 di Antaranya Curanmor

Kasus pencurian tersebut berawal saat Parto pergi ke sawah mengendarai Yamaha Jupiter MX, Senin (15/11/2021). Sesampainya di sawah dia memarkirkan sepeda motornya di gubuk pukul 15.00 WIB. Setelah itu dia menuju ke sawahnya yang berjarak lebih kurang 200 meter dari gubuk.

Parto beraktivitas di sawah selama satu jam. Kemudian dia ingin pulang. Namun, saat berada di gubuk untuk mengambil sepeda motor, sepeda motornya sudah raib.

Setelah itu dia pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki. Sesampainya di dusun dia menginformasikan kejadian itu kepada ketua rukun tetangga (RT) dan aparat Polsek Jatisrono.

Polisi dapat menangkap dua pelaku di tempat berbeda empat hari setelah kejadian, yakni Jumat. BD ditangkap di rumahnya, sedangkan AG ditangkap di Kecamatan Slogohimo saat akan menjual hasil kejahatan. Sebelumnya, mereka menawarkan sepeda motor hasil curian melalui Facebook.

Baca: Lima Pelaku Curanmor di Pati Dibekuk, Salah Satunya Ditembak

Mengutip Solopos.com, Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Supardi mengatakan, kedua pelaku membawa lari sepeda motor dengan cara menyalakan mesinnya terlebih dahulu tanpa kunci kontak. Para pelaku menyalakan mesin dengan cara menyambungkan kabel kontak menggunakan kawat lalu distarter.

“Sebelumnya pelaku sudah punya pengalaman menyalakan sepeda motor dengan cara itu. Dulu sepeda motor pelaku mogok lalu dia menyalakan mesin dengan cara menyambungkan kabel kontak. Cara itu diterapkan lagi,” ulas Kasatreskrim.

Polisi menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa onderdil-onderdil sepeda motor korban yang belum terjual. Barang bukti lainnya satu unit Yamaha Vega putih diduga sarana yang digunakan pelaku saat beraksi.

Baca: Melawan saat Ditangkap, Dua Curanmor di Semarang Ditembak Polisi

“Kami masih akan memeriksa saksi lain dan berkoordinasi dengan jaksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ulas Kasatreskrim.

Atas tindakannya tersebut kedua pelaku dikenai Pasal 363 ayat (4) KUHP tentang Pencurian junto UU Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Kendati demikian, mereka tidak ditahan karena harus menjalani pembelajaran.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...