Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jepara Siaga Gelombang Ketiga Covid-19

Petugas Kesehatan melakukan tes swab kepada warga. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemkab Jepara mewaspadai adanya ancaman gelombang ketiga Covid-19. Sejak saat ini, sejumlah persiapan dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terburuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mudrikatun mengatakan, kewaspadaan tersebut didasarkan salah satunya pada adanya momen liburan Natal dan Tahun Baru. Dikhawatirkan, akan ada mobilitas masyarakat yang datang ke Jepara untuk berwisata.

Diketahui, banyaknya objek wisata yang dimiliki Kota Ukir memang menjadi magnet bagi wisatawan luar kota untuk berdatangan pada hari libur. Apalagi, saat ini pandemi Covid-19 di Jepara sudah mulai landai.

“Ini kita waspadai betul. Jangan sampai kita kecolongan muncul klaster-klaster baru. Misalnya itu bersumber dari tempat-tempat wisata,” kata Mudrikatun, Sabtu (20/11/2021).

Baca: Vaksinasi Covid-19 Jepara Belum Akan Tuntas Hingga Akhir Tahun

Mudrikatun mengaku sudah menyiapkan sejumlah kebutuhan baik di fasilitas kesehatan maupun tempat-tempat isolasi  terpusat. Untuk tempat isolasi, pihaknya masih menggunakan fasilitas yang pernah dipakai sebelumnya.

Yakni di Balai Latihan Kerja (BLK) di Pecangaan dan Asrama Mahasiswa Universitas Diponegoro di Teluk Awur.

“Kita tidak mengurangi tempat tidur dan lain sebagainya. Di rumah sakit- rumah sakit kita sediakan,” ujar Mudrikatun.

Pada gelombang kedua lalu, Kabupaten Jepara cukup kelimpungan dalam menyediakan oksigen bagi pasien Covid-19. Untuk itu saat ini DKK Jepara sudah menyiapkan lebih awal.

“Terkait pasokan oksigen kita sudah dapat bantuan tabung oksigen. Sehingga kalau permasalahan yang dulu, sampai masyarakat itu kekurangan oksigen, mudah-mudahan di Kabupaten Jepara seandainya terjadi ledakan ini insyaallah kita sudah bisa antisipasi,” harap dia.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...