Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kader Posyandu Kudus Diminta Terus Sosialisasikan Prokes

Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kader-kader Posko Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Kudus didorong untuk terus menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes). Terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru di mana potensi munculnya gelombang ketiga Covid-19.

Kader Posyandu, dinilai sebagai garis depan yang paling dekat dengan masyarakat. Sehingga ketika sosialisasi terus dilakukan, maka diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Kudus Mawar Hartopo saat mengikut pembukaan Jambore Kader Kesehatan Kabupaten Kudus di Halaman Museum Kretek, Sabtu (20/11/2021)

“Sebagai front liner kesehatan, tetap menyampaikan pesan untuk prokes menggunakan masker setiap ada kegiatan berkumpul. Tak kalah pentingnya adalah penyuluhan vaksinasi yang penting untuk lindungi diri sendiri dan sehatkan negeri,” kata Mawar.

Baca: Belasan Sedulur Sikep Kudus Ubah Kolom Agama Akta Nikah

Mawar juga turut mendorong kader Posyandu untuk semakin memahami teknis pengelolaannya. Peningkatan kapasitas pelayanan pun diharapkan terus ada dari waktu ke waktu.

Selain memahami teknis posyandu, para kader juga harus tetap kreatif mengikuti perkembangan zaman. Terutama dalam hal mengajak masyarakat memanfaatkan keberadaan posyandu untuk meningkatkan taraf kesehatan, serta menyiapkan generasi berkualitas.

“Ketika itu sudah dijalankan dengan mengikuti perkembangan zaman, hasil yang diharapkan adalah Posyandu mampu menjalankan peran vitalnya. Yakni untuk mempersiapkan generasi yang akan datang menjadi generasi berkualitas,” pungkas Mawar.

Baca: Sering Pelototi Prokes di Warung, Ganjar Diberi Penghargaan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo menyampaikan, kegiatan jambore dilaksanakan dalam rangka merevitalisasi kader. Mengingat peran kader kesehatan semakin penting sebagai penyuluh, khususnya dalam menghadapi masa pandemi seperti saat ini.

Selain sosialisasi dan edukasi, jambore juga diisi dengan lomba penyuluhan untuk membentuk kader yang berkualitas dan berdaya guna.

“Kader perlu kita gerakan lebih jauh lagi menjadi kader berkualitas dan berdaya guna. Agar posyandu kita mandiri, karena banyak kegiatan atau masalah yang perlu dihadapi khususnya saat pandemi seperti sekarang,” tandasnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...