Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tergiur Uang Rp 25 Juta, 2 Pedagang di Magelang Tewas Diracun Sianida

Polres Magelang jumpa pers kasus pedagang sayur tewas diracun sianida, Jumat (19/11/2021). (detik.com/Eko Susanto)

MURIANEWS, Magelang – Seorang warga Magelang berinisial IS (57) tega membunuh dua orang pedagang sayur berinisial L (31) dan W (38). Hal itu dilakukan IS lantaran ia tergiur dengan uang yang dimiliki korban sebesar Rp 25 juta.

Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari informasi penemuan dua mayat di pinggir jalan di Dusun Sukoyoso, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Rabu (10/11/2021) pukul 20.30 WIB.

Saat ditemukan satu jenazah masih berada di dalam mobil dan satu di dekat mobil. Setelah diperiksa, kedua korban meninggal karena keracunan dan merupakan warga Kecamatan Kajoran.

Baca: Tragis, Ibu Tiga Anak di Klaten Tewas Diracun Kakak Ipar

“Kedua korban pedagang sayur, kedua korban ini adalah saudara ipar,” kata Aron saat jumpa pers seperti dikutip Detik.com, Jumat (19/11/2021).

Dengan temuan tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dengan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi.

“Dari situlah, kami kembangkan dan kami selidiki lebih dalam sehingga menemukan beberapa informasi dari saksi-saksi yang mengarah kepada tersangka IS. Tersangka ini pekerjaan petani tapi nyambi sebagai dukun,” ujarnya.

Kepada petugas, lanjutnya, tersangka mengakui memasukkan potas dalam minuman plastik dan diberikan kepada korban. Hal ini disebut sebagai syarat dalam ritual penggandaan uang.

Baca: Dendam dan Cemburu Jadi Motif Kakak Ipar di Klaten Tega Racuni Adik Ipar di Klaten

“Tapi yang bersangkutan mengaku melakukan hal itu setelah tergiur dengan jumlah uang yang digandakan. Jumlahnya mencapai Rp 25 juta,” ujar Aron.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan mengatakan bahwa tersangka IS ditangkap di rumahnya di Kecamatan Kajoran, Kamis (11/11/2021) malam. Tersangka mengaku meracuni kedua korban.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui telah meracuni korban,” ujar Alfan di kesempatan yang sama.

“Hasil autopsi diketahui bahwa kedua korban meninggal karena mati lemas, akibat keracunan. Kami uji di Labfor Polda Jateng dengan hasil bahwa dalam tubuh korban mengandung sianida. Termasuk dalam cairan plastik bening berisi cairan di dalam mobil juga positif sianida,” imbuh Alfan.

Baca: Dilindungi Perda, Penangkapan Ikan dengan Racun di Klaten Bisa Dipidana Tiga Bulan

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...