Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Beda Data Vaksinasi Lansia DKK Kudus dan KPCPEN

Beda data Vaksinasi Lansia DKK dan KPCPEN
Vaksinasi yang diikuti sejumlah kaum lansia di Kudus beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Data vaksinasi lansia antara Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) berbeda.

Kepala DKK Kudus, Badai Ismoyo membenarkan adanya perbedaan data itu. Menurutnya, perbedaan data itu lantaran terjadi delay (atau keterlambatan sistem) dalam input data. Namun, itu tak jadi masalah.

Dalam data yang dimiliki DKK Kudus, dari total sebanyak 71.098 lansia, baru 29.929 lansia yang sudah divaksin dosis pertama. Sedangkan 16.152 lansia sudah melengkapi dosis vaksinasinya (vaksinasi dosis kedua).

Sementara, data dari KPCPEN sedikit lebih rendah dari data DKK Kudus. Yakni, baru 29.838 lansia yang sudah divaksin dosis pertama dari total 71.098 lansia. Sementara, yang sudah vaksinasi dosis kedua ada 19.107 lansia.

“Perbedaan data itu karena ada delay input dari pihak KPCPEN-nya. Mereka masih proses penginputan. Kalau kami dari DKK kan langsung ke lapangan jadi bisa langsung hitung,” katanya pada MURIANEWS, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kudus 42 Persen

Menurutnya, delay tersebut tidak masalah. Pihaknya memaklumi karena KPCPEN mengurus data untuk diinput se-Indonesia.

“Karena memang butuh proses. Tetapi tidak masalah. Karena mereka menginput se-Indonesia. Yang penting kami kan juga punya datanya,” terangnya.

Badai melanjutkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan beberapa pihak guna melakukan edukasi. Tujuannya agar semakin banyak lansia yang mau divaksin.

“Kami koordinasi terus dengan beberapa pihak. Mulai dari RT, Pemdes, Puskesmas, Koramil, dan lainnya,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...