Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO SUMSEL

Majelis Hakim Vonis 2 Terdakwa Korupsi Masjid Sriwijaya 12 Tahun Penjara

Sidang vonis 2 terdakwa kasus korupsi Masjid Sriwijaya (Syahbana/detikcom)

MURIANEWS, Palembang – Majelis hakim PN Tipikor Palembang memvonis dua terdakwa kasus korupsi Masjid Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dengan 12 tahun penjara.

Kedua tersangka tersebut terbukti melakukan tindakan korupsi dengan menerima gratifikasi dalam dugaan kasus tersebut.

Ketua majelis hakim PN Tipikor Palembang Sahlan Effendi menyebutkan, kedua terdakwa tersebut yakni mantan Ketua Umum Pembangunan Masjid Sriwijaya Eddy Hermanto dan mantan Ketua Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya Syarifuddin MF.

Baca: Soal Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kudus: 30-an Orang Diperiksa

“Kedua terdakwa, Eddy Hermanto dan Syarifuddin, terbukti melakukan perbuatan pidana korupsi dan melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Pemberantasan Korupsi melanggar Pasal 12 B karena menerima gratifikasi dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya,” kata Sahlan seperti dikutip Detik.com, Jumat (19/11/2021).

Kedua terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Selain 12 tahun penjara, keduanya dihukum membayar denda Rp 500 juta subsider 4 bulan kurungan.

“Mengadili Terdakwa Eddy Hermanto dan Syarifuddin dengan vonis masing-masing 12 tahun penjara denda Rp 500 juta subsider 4 bulan. Kemudian kedua Terdakwa juga dijatuhi hukuman tambahan uang pengganti. Untuk Eddy Hermanto Rp 218 juta dan Syarifuddin Rp 1,6 miliar,” katanya.

Baca: Korupsi Rp 74 M, Warga Malang Ditangkap

“Jika Keduanya tidak sanggup membayar, harta bendanya akan disita dan jika harta benda yang disita tidak mencukupi mengganti uang pengganti, maka untuk Eddy Hermanto diganti hukuman 2 tahun penjara dan Syarifuddin 2 tahun 6 bulan penjara,” sambungnya.

Sebelumnya, empat terdakwa kasus korupsi Masjid Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menjalani sidang tuntutan. Keempat terdakwa dituntut 19 tahun penjara.

Keempatnya adalah Eddy Hermanto (mantan Ketua Umum Pembangunan Masjid Sriwijaya), Syarifuddin MF (Ketua Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya), Dwi Kridayani (pihak swasta), dan Yudi Arminto (pihak swasta).

Baca: Tersangka Kasus Korupsi Tanah Bulog Grobogan Ditahan

“Kami penuntut umum menuntut agar majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memutuskan keempat terdakwa bersalah menurut hukum dipidana penjara 19 tahun. Pidana penjara tersebut dikurangi selama masa kurungan yang sudah dilakukan dengan perintah tetap dalam tahanan,” ungkapnya.

“Selain hukuman bui, 4 terdakwa wajib membayar denda sebanyak Rp 750 juta subsider 6 bulan. Setiap terdakwa juga diharuskan membayar uang pengganti dengan nilai yang disesuaikan dengan perbuatan masing-masing,” kata JPU Kejati Sumsel, Naimullah, Jumat (29/10).

JPU mengatakan, jika satu bulan setelah putusan berstatus inkrah para terdakwa belum membayar, harta terdakwa akan disita untuk dilelang dan hasilnya akan dikembalikan kepada negara.

Masih dalam tuntutan JPU, terdakwa Eddy Hermanto wajib membayar Rp 684 juta, Syarifuddin membayar Rp 1 miliar, Dwi Kridayani harus membayar Rp 2,5 miliar, dan Yudi Arminto membayar Rp 22,5 miliar.

“Kalau nilainya masih tidak mencukupi, dikenakan dipidana penjara 9 tahun 6 bulan,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...