Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cak Nun Bahas Kartu Vaksin Bebas dari Neraka

Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi yang diselenggarakan Sukun Special Baru. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Kudus – Sukun Special baru menghadirkan acara religi bertajuk Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi, dengan pengisi acara yakni Cak Nun dan Kiai Kanjeng.

Acara tersebut pun tayang secara live di tiap bulannya selama 15 kali. Dengan penayangan perdana di channel Youtube Zona Hijau, CakNun.com, dan MURIANEWS TV, Kamis (18/11/2021) malam.

Dalam episode pertama, budayawan sekaligus ulama Emha Ainnun Najib atau yang kerap dikenal sebagai Cak Nun itupun membahas tentang vaksin bebas dari neraka. Yakni melalui Nabi Muhammad.

Allah SWT, lanjut dia, menciptakan Nabi Muhammad untuk menjadi sosok yang ditiru oleh umat-umatnya. Dengan janji di mana ketika seorang manusia meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad, akan mudah masuk surga dan bebas dari api neraka.

Angger kowe karo Muhammad, kowe ora tak sikso ora diwei sikso macem-macem (Asal kamu bersama Muhammad kamu tidak akan disiksa, atau tidak akan diberi siksa macam-macam). Kita akan punya kartu vaksin bebas dari neraka. Makanya kita gondelan klambine Kanjeng Nabi,” kata Cak Nun.

Ia menjelaskan gondelan klambine Kanjeng Nabi bukanlah klambi, atau baju yang sebenarnya.

Baca: Cak Nun Beberkan Syafaat Kanjeng Nabi di Kala Pandemi

Klambi di sini, imbuh Cak Nun, adalah syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Manusia, harus meneladani syafaat Nabi Muhammad SAW selama hidup di dunia. Itu dilakukan agar hidup menjadi punya tujuan dan bisa menuju surga Allah SWT.

“Hidup itu harus jelas kita mau ke mana. Kalau tidak jelas ya akan muter-muter di situ saja. Gondelan klambine Kanjeng Nabi atau mencari syafaat Nabi Muhammad SAW inilah yang harus dilakukan umat manusia,” kata Cak Nun.

Baca: Cak Nun Ingatkan di Masa Pandemi Iman dan Kesehatan Harus Seimbang

Cak Nun sendiri menjelaskan, bersama Nabi Muhammad bukan hanya tentang bersama secara fisik saja. Namun juga bersama secara tidak langsung.

“Bisa berupa selawat, dengan berselawar itu kita juga telah bersama Rosulullah,” paparnya.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...