Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Ganguan Jiwa di Grobogan Kabur, Bikin Geger

Tim SAR BPBD Grobogan dibantu warga mengevakuasi pasien jiwa yang ngumpet di saluran air. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Suasana di Jalan Trikora, Kampung Ngabean, Kelurahan Purwodadi, Grobogan mendadak ramai, Kamis (18/11/2021). Hal ini menyusul adanya seorang pasien jiwa RSUD Purwodadi yang sempat kabur dari ruang perawatan, dan ngumpet di dalam gorong-gorong saluran air dibawah ruas Jalan Trikora.

Tak ayal, aksi ini membuat geger warga sekitar. Puluhan warga kemudian berupaya membantu petugas RSUD Purwodadi untuk mengevakuasi pasien dengan status ODGJ tersebut dari saluran air.

Namun, upaya itu tidak mudah dilakukan karena sempitnya saluran air yang lebarnya hanya sekitar 70 sentimeter tersebut. Saat itu, kondisi air di dalam saluran setinggi lutut orang dewasa.

Tidak hanya warga dan petugas RSUD Purwodadi saja yang mencoba melakukan evakuasi. Sejumlah anggota tim SAR dari BPBD Grobogan juga diminta bantuannya untuk mengeluarkan pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Meski demikian, pasien ini tetap bergeming dan tetap memilih berada di dalam saluran air yang kondisinya gelap itu.

Tim SAR BPBD Grobogan di bawah komando Kasi Kedaruratan Masrichan sempat akan melakukan pengeboran ruas jalan yang di bawahnya terdapat jalur saluran air tersebut.

Namun, upaya ini akhirnya tidak jadi dilakukan, karena pasien tersebut akhirnya mau keluar dari saluran air.

Keluarnya pasien ini dari saluran air juga berlangsung cukup unik. Di mana, pasien itu mau keluar setelah ada orang yang menawarkan rokok.

Baca: Jalan Depan Kantor Bupati Grobogan Banjir

Begitu melihat ada orang yang menyodorkan sebatang rokok dan korek api dari ujung saluran air, pasien tersebut langsung ke luar. Selanjutnya, pasien yang kondisinya telanjang itu langsung dibalut selimut dan dievakuasi kembali ke ruang perawatan RSUD Purwodadi.

Kabag Sekretariat RSUD Purwodadi Waluyo merasa lega setelah salah satu pasien jiwa itu berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Saat itu, ia sempat memantau langsung proses pencarian dan evakuasi pasien tersebut.

Waluyo menjelaskan, identitas pasien yang diperkirakan berusia sekitar 33 tahun itu belum diketahui. Sebelumnya, pasien itu sempat berkeliaran dengan membawa senjata tajam di wilayah Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon.

Baca: Bawang Merah Petani Grobogan Kini Bisa jadi Agunan Kredit

Keberadaannya akhirnya sempat bikin resah warga setempat. Akhirnya, orang itu diamankan oleh petugas gabungan dari Polsek Panunggalan, Puskesmas Pulokulon dan Dinas Sosial Grobogan dan selanjutnya dibawa ke RSUD Purwodadi pada Senin (15/11/2021), sekitar pukul 19.00 WIB.

“Jadi, pasien ini baru kita rawat sekitar tiga hari. Dari keterangan dokter, pasien ini mengalami halusinasi. Identitasnya belum ada sampai saat ini,” terangnya pada wartawan.

Menurut Waluyo, pasien tersebut pada sekitar pukul 11.00 WIB, sempat berupaya kabur dari ruang perawatan dengan menjebol plafon. Namun, aksinya ini sempat ketahuan petugas. Selanjutnya, pasien itu mendapatkan perlakuan khusus dan diberikan obat penenang dan ditempatkan di ruang isolasi yang terpisah dari pasien lainnya.

Kemudian, sekitar pukul 12.45 WIB, pasien tersebut kembali mencoba kabur dengan merusak plafon. Selanjutnya, pasien tersebut membuka genteng untuk keluar menuju kanopi, lalu keluar dari komplek rumah sakit melalui dahan pohon nangka yang ada di atas tembok.

“Setelah itu, pasien tersebut nyebur ke dalam saluran air yang ada di samping utara tembok rumah sakit. Beruntung, satu jam kemudian, pasien ini bisa dievakuasi,” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...