Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Atletik Kudus Gagal Dapat Medali Gegara Pintu Stadion Wergu Terkunci

Atletik Kudus
Skuad atletik Kudus saat berlaga di Popda Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Atlet atletik Kudus gagal meraih medali di gelaran
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah. Pelatih atletik Kudus, Isnen Juniadi menyebut kegagalan itu lantaran terkendala sarana prasarana.

Isnen Juniadi mengatakan kendala sarpras untuk berlatih menjadi penyebab kegagalan anak asuhnya itu. Isnen menyebut jika anak asuhnya tidak dapat berlatih maksimal lantaran pintu Stadion Wergu Wetan, Kudus yang terdapat lintasan atletik justru terkunci.

“Akibatnya anak-anak setiap sore tidak bisa latihan. Karena pintu stadion dikunci,” katanya, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, anak asuhnya hanya dapat berlatih ketika pagi hari. Saat itu pintu stadion tidak ditutup. Padahal, sebagai pelajar mereka lebih banyak berlatih di sore hari.

“Anak-anak kan masih pelajar. Biasanya baru bisa berlatih saat sore hari,” sambungnya.

Dia menyebut, lintasan atletik di stadion masih lebih baik untuk digunakan berlatih ketimbang harus berlatih di lapangan. Sebab, kalau menggunakan lapangan kampung harus mengukur panjang lapangan sebelum digunakan untuk berlatih.

BACA JUGA: Kudus Bertekad Perbaiki Peringkat di Popda Jateng

“Harapannya ada perhatian lebih dari pemangku kebijakan terkait sarpras bagi atlet,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus (Disdikpora) Kudus, Minan Muhammad menyebut masalah itu hanya soal miskomunikasi saja. Jika memang hal itu yang dijadikan alasan.

Pihaknya membenarkan jika kondisi pintu stadion setiap sore memang dikunci. Namun miskomunikasi antara pihak pelatih dengan pihak Disdikpora Kudus-lah, yang seharusnya tidak terjadi.

“Sebenarnya hanya masalah komunikasi saja. Kalau misal mau pakai fasilitas stadion sebenarnya kan bisa koordinasi ke kami secara lisan maupun secara bersurat. Pasti kami izinkan,” katanya, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, kalau ada koordinasi sejak awal, pihaknya bakal membukakan pintu stadion. Sehingga atlet dapat berlatih. Tidak mungkinlah, tidak diperbolehkan.

“Kalau sudah koordinasi sejak awal pasti kami bukakan. Karena kalau stadion tidak kami pakai kan memang kami kunci. Jadi ini hanya masalah komunikasi saja,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...