Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Ditemukan Batu Karang, Gunung Lawu Dulunya Diyakini Berada di Bawah Laut

Anggota DPRD Karanganyar, Tony Hatmoko, (mengenakan kacamata), saat mendaki dan bermalam di Gunung Lawu bersama rekan-rekannya. (Istimewa)

MURIANEWS, Karanganyar — Gunung Lawu yang merupakan gunung tertua di Pulau Jawa dulunya diyakini berada di bawah laut. Hal itu lantaran banyak temuan batu mirip batu karang di puncak gunung tersebut.

Bahkan beberapa pemerhati gunung mengatakan bahwa bebatuan di puncak Lawu sama dengan batu karang di dasar laut.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi DIY, (BPPTK) Subandrio, pada 2014 lalu menyebutkan Gunung Lawu pernah mengalami erupsi dahsyat dibandingkan gunung berapi lainnya.

“Tidak tahu kalau di bawah tahun 1600 yang pasti tidak ada catatan erupsi,” ujarnya seperti dikutip Solopos.com, Rabu (17/11/2021).

Saat ini, gunung yang termasuk pegunungan purba dan tertua di Jawa itu sedang tidur. Meski demikian, aura mistis pada Gunung Lawu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Salah seorang pemerhati Gunung Lawu, Polet, mengatakan ditemukan banyak bebatuan karang di puncak seperti bebatuan di dasar laut.

Menurutnya, batu karang di atas puncak Gunung Lawu tersebut menandakan bila beribu-ribu tahun saat daratan di bumi ini satu dengan lainnya masih menyatu, Gunung Lawu diduga berada di dasar laut.

Tak hanya itu, jenis tanaman langka yang ada di Gunung Lawu memperkuat analisa bila dahulunya tertutup air laut dan mengalami evolusi.

“Menurut cerita, dulunya kemungkinan memang benar Lawu berada di dasar laut karena ada badai es. Semua daratan tertutup air, sedangkan Lawu makin lama makin tinggi. Karena perubahan alam itu bisa jadi banyak ditemukan batu karang,” katanya.

Saat ini, gunung yang termasuk pegunungan purba dan tertua di Jawa itu sedang tidur. Meski demikian, aura mistis pada Gunung Lawu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...