Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Data Ulang Lansia untuk Vaksinasi Covid-19

Nakes RS Mardi Rahayu menyuntikkan dosis vaksin ke lansia. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemkab Kudus melakukan data ulang kepada para lanjut usia (lansia) untuk keperluan vaksinasi Covid-19. Semua pemerintah desa pun dilibatkan untuk mengidentifikasi mana saja lansia yang belum divaksin.

Tujuannya, adalah untuk singkronisasi data vaksinasi lansia di Kota Kretek.

Bupati Kudus HM Hartopo menyebut selama ini Kudus telah gencar menggalakkan vaksinasi lansia, namun hasilnya belum nampak juga.

Oleh karena itu, dengan penyinkronan data lapangan diharapkan bisa mengetahui berapa jumlah lansia yang sebenarnya belum menerima suntikan vaksinasi Covid-19.

Pemkab Kudus, dalam waktu dekat ini juga akan mengumpulkan semua kepala desa di Kudus. Guna melakukan koordinasi terkait hal tersebut.

“Jangan-jangan lansianya memang sedikit, atau tidak sampai target ini, kemarin kami terus menggalakkan dan saat ini sudah sekitar 40 persen,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (17/11/2021).

Pemkab, imbuh Hartopo, selama ini telah mencoba banyak upaya agar lansia bisa menerima vaksinasi Covid-19. Mulai dari menggandeng tokoh masyarakat untuk sosialisasi, hingga mengerahkan mobil vaksin keliling untuk jemput bola lansia yang akan divaksin.

Baca: WOW! Kades di Kudus Olah Sampah Plastik Jadi BBM

Namun minat lansia untuk vaksin masih sangat rendah.

“Oleh karena itu keluarganya kami harap bisa memotivasi lansia di rumahnya untuk divaksin, karena vaksin tak sekedar untuk syarat saja, melainkan juga untuk antibody lansia pada virus ini,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus menargetkan capaian vaksinasi lansia hingga akhir tahun 2021 bisa mencapai 60 persen lebih. Saat ini, vaksinasi lansia berada di angka sekitar 40 persen.

Bupati Hartopo, sebelumnya juga telah menginstruksikan kepada semua camat untuk terus menggenjot vaksinasi di wilayahnya, terutama pada kategori lansia. Hal tersebut dilakukan agar Kabupaten Kudus bisa segera turun level ke PPKM Level 2.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...