Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

LIGA 2

Persijap Jepara Akhirnya Bisa Gebug PSG Pati 1-0

LIGA 2
Pemain Persijap dan PSG Pati berjibaku memperebutkan penguasaan bola. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara- Tim Laskar Kalinyamat, Persijap Jepara akhirnya berhasil mengalahkan PSG Pati. Tim milik Atta Halilintar itu mereka gebug dengan skor 1-0, di pertandingan Grup C Liga 2.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (16/11/2021) sore, Persijap keluar sebagai pemenang, melalui gol Iqmal Nur Samsu pada menit ke-34. Gol tunggal ini cukup membuat Persijap berhasil meraup tiga poin.

Persijap Jepara pada pertandingan ini nampak benar-benar mengambil pelajaran atas kekalahan telak mereka dari Persis Solo pada pertandingan sebelumnya. Mereka memilih bermain sabar dengan lebih banyak menunggu.

Menyadari bahwa PSG Pati yang butuh kemenangan akan keluar menyerang, para pemain Persijap bermain efektif saat mendapatkan kesempatan. Persijap hanya mengandalkan serangan balik.

Pada menit ke-34, Persijap berhasil menjebol gawang PSG Pati yang dijaga oleh Annas Fitrianto. Iqmal Nursamsu berhasil menanduk bola hasil umpan cerdik dari Agung Manan. Persijap unggul 1-0 hingga turun minum.

BACA JUGA: Kalah dari Persijap Jepara, PSG Pati Makin Terbenam

Memasuki babak kedua, PSG Pati yang tertinggal tidak memiliki pilihan lain kecuali keluar menyerang. Mereka lebih banyak menguasai bola, namun terlihat frustasi dalam upaya mendongkel pertahanan Persijap.

Risky Nofriansyah, mantan pemain Persijap, bahkan tiga kali memiliki peluang emas untuk PSG Pati. Dua di antaranya diselamatkan oleh tiang gawang Harlan Suardi. Hingga babak kedua berakhir, skor masih tak berubah.

Pelatih Persijap, Jaya Hartono mengakui permainan timnya masih jauh dari yang diharapkan. Para pemainnya tidak tenang ketika berhasil menguasai bola. Sehingga seringkali, bola yang dengan susah payah direbut akhirnya hilang lagi.

“Memang saya melihat kita kalah di ball position. Terutama di babak kedua. Karena rata-rata pemain saya ini pemain-pemain muda. Yang tidak bisa tenang pada saat kita menguasai bola,” kata Jaya saat konferensi pers via Zoom, Selasa (16/11/2021).

Jaya menyatakan hal itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya. Supaya dalam pertandingan berikutnya para pemain bisa lebih tenang dan kuat dalam menguasai bola. Sehingga lawan tidak mudah mencuri bola dan diserang kembali.

“Itu yang terjadi di babak kedua. Kita terlalu cepat hilang bola. Akhirnya kita diserang lagi. Kita rebut lagi, kita cepat hilang bola dan kita diserang lagi,” jelas Jaya.

Dengan hasil ini, Persijap kini memiliki 11 poin. Meskipun begitu, posisi Persijap masih berada di posisi 4 di Klasemen Grup C dengan terus menempel PSCS yang saat ini mengantongi 12 poin.

“Hasil ini, 90 persen kita sudah bertahan di Liga 2. Tapi untuk selanjutnya, kami akan berusaha lagi untuk memenangkan dua pertandingan yang terakhir. Untuk bisa bersaing di babak selanjutnya,” ujar Jaya Hartono.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...