Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

INFO JATIM

Viral Pengacara Hamburkan Uang Rp 40 Juta di Polsek Banyuwangi

Viral Pengacara Banyuwangi Hamburkan Rp 40 Juta di Polsek
Viral Pengacara Banyuwangi Hamburkan Rp 40 Juta di Polsek. (Liputan6.com)

MURIANEWS, Banyuwangi – Seorang pengacara hamburkan uang Rp 40 juta di Mapolsek Kota Banyuwangi. Video aksi si pengacara itu viral di media sosial.

Dalam video 2 menit 50 detik itu tampak si pengacara masuk ke Polsek Kota Banyuwangi. Dia berjalan dari halaman Polsek Kota Banyuwangi sambil teriak mencari Kanit Reskrim.

“Kanit Reskrim keluar, keluar. Saya pingin ketemu Kanit Reskrim,” teriak si pengacara sambil mengacungkan tangannya di dalam video.

Di teras mapolsek, si pengacara kemudian berbicara dengan nada keras. Dia tidak terima kliennya diintervensi untuk tidak menggunakan pengacara.

Baca juga: Viral Hujan Guyur Satu Mobil di Bekasi, Ini Penjelasan BMKG

Ia menyebut tidak hanya sekali dua kali polisi melakukan itu, sehingga pada akhirnya atas intervensi yang sifatnya menekan itu klien memutus kuasa advokat.

“Apa, maksudnya apa. Apa maksudnya. Kami adalah advokat yang posisinya sama di hadapan hukum sebagai aparat penegak huhum,” kata si pengacara.

“Gaji negara apa kurang, Ini saya terus terang mendapatkannya kuasa hukum Rp 40 juta. Ini silakan ambil semua,” teriak si pengacara sambil mengambil uang di dalam tas dan menghamburkan uang pecahan Rp 50 ribu ke atas.

Uang itu terlihat berhamburan di depan Mapolsek Banyuwangi. Beberapa massa sempat berebut mengambil uang tersebut. Namun sebagian lagi berteriak untuk tidak mengambil.

“Jangan diambil. Ayo dikumpulkan,” teriak salah satu warga.

Melansir Detikcom, Selasa (16/11/2021), Pengacara yang aksinya viral itu adalah Nanang Selamet. Saat di konfirmasi Nanang membenarkan tentang aksinya tersebut. Aksi itu terjadi, Senin (15/11/2021).

“Itu uang kuasa dari klien saya hamburkan. Saya terima kuasa ya Rp 40 juta. Apa kurang gaji polisi sehingga intervensi seperti ini,” kata Nanang.

Nanang mengatakan sebagai manusia biasa, pihaknya merasa tersinggung dengan perilaku oknum polisi tersebut. Hal tersebut menurutnya telah melukai marwah pengacara.

“Mohon maaf sebagai manusia biasa pengacara punya rasa ketersinggungan, apalagi menyangkut marwah advokat,” kata Nanang.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detikcom

Comments
Loading...