Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gegara KDRT Istri Marahi Suami, Asisten Pidum Kejati Jabar Ditarik Kejagung

Kejagung Ambil Alih Kasus KDRT Istri Marahi Suami
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (Istimewa)

MURIANEWS, Jakarta – Selain ambil alih kasus KDRT istri marahi suami, Kejagung juga menarik Asisten Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pejabat tersebut digeser ke Kejagung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan penggusuran itu dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan fungsional oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

“Penanganan perkara terdakwa (atas nama) Valencya alias Nancy Lim dan juga terdakwa Chan Yu Ching akan dikendalikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, karena hal ini telah menarik perhatian masyarakat dan pimpinan Kejaksaan Agung,” kata Leopard, dikutip dari Kompas, Selasa (16/11/2021).

Diberitakan, Valencya dituntut satu tahun penjara atas kasus KDRT psikis kepada suaminya, Chan Yu Ching (CYC) . Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum Glendy Rivano dalam persidangan di PN Karawang, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: KDRT Istri Marahi Suami Pemabuk Diambil Alih Kejagung

Valencya pun mengutarakan keberatannya dan mengaku dikriminalisasi. Hakim ketua meminta Valencya menyampaikan keberatan itu melalui pleidoi atau pembelaan.

“Saya keberatan yang mulia, apa yang dibacakan tidak sesuai fakta, masa hanya karena saya mengomeli suami yang suka mabuk-mabukan saya jadi tersangka dan dituntut satu tahun penjara,” kata Valencya di hadapan majelis hakim.

Seusai persidangan, JPU Glendy Rivano menyatakan, kasus itu masuk dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Glendy mengatakan, CYC mengaku diusir dan juga dimarahi dengan kata-kata kasar yang menyebabkan psikisnya terganggu.

“Diperoleh fakta-fakta melalui keterangan saksi dan alat bukti bahwa inisial V terbukti jadi terdakwa dengan dijerat Pasal 45 ayat 1 Juncto pasal 5 huruf b,” kata dia.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Kompas

Comments
Loading...