Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

ROAD TO IDC AMSI 2021

Cegah Covid-19, Karimunjawa Terapkan Skrining Ketat

Petugas memeriksa penumpang yang mau menyeberang ke Karimunjawa. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah masih belum mau gegabah dengan membuka pintu masuk ke Karimunjawa tanpa batasan. Pemerintah masih menerapkan skrining ketat kepada calon wisatawan.

Itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dalam Road To Indonesia Digital Conference Digitalisasi (IDC) dengan tema Digitalisasi Pariwisata Karimunjawa, Selasa (16/11/2021).

Gus Yasin menyebut, letak Karimunjawa yang berada di pulau terpisah dari Kabupaten Jepara memiliki keuntungan tersendiri dalam melakukan skrining.

Termasuk difokuskan untuk bagi yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

“Sebelum masuk ke Karimunjawa, saat di dermaga atau pelabuhan, di Jepara sendiri atau di Semarang, mereka bisa kita klasifikasikan. Apakah mereka itu sudah memiliki vaksin atau belum ya. Yang kedua tentu mereka telah melakukan tes PCR atau swab antigen,” kata Gus Yasin.

Baca: Pemprov Jateng Genjot Promosi Wisata Karimunjawa

Syarat-syarat itu menjadi wajib untuk menghindari adanya kemungkinan penularan virus Covid-19 dari luar Karimunjawa. Saat ini, mayoritas warga Karimunjawa sudah divaksin Covid-19.

“Di Karimunjawa tadi disampaikan (Bupati Jepara, red) vaksinasinya sudah 60-70 persenPara penduduk Karimunjawa itu sudah siap betul untuk dibuka wisatanya,” imbuh Gus Yasin.

Baca: Sandiaga Uno: Karimunjawa Lokasi Diving Terbaik di Dunia

Terkait dengan aksesibilitas ke Karimunjawa, Gus Yasin menyatakan akan mengupayakan adanya harga yang tepat untuk kalangan menengah ke bawah atau ke atas. Gus Yasin juga menyarankan agar sementara ini wisatawan bisa memanfaatkan akses pintu masuk dari Jepara.

“Sebenarnya kalau mau lewat dari Jepara lewat laut, bahwa sebenarnya waktunya tidak lama. Juga harganya tidak terlalu mahal untuk sampai ke Karimunjawa,” imbuh Gus Yasin.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...