Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

3 Pengedar Narkoba di Sragen Dikukut Polisi, Sabu dan 1.520 Butir Pil Disita

Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti menunjukkan barang bukti saat jumpa pers. (Humas Polri)

MURIANEWS, Sragen – Tiga pengedar Narkoba dan obat berbahaya dibekuk jajaran Satuan Narkoba, Polres Sragen. Dari tangan para pelaku, petugas menyita sabu dan 1.520 butir pil berbahaya dari berbagai merek.

Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti mengatakan, dua tersangka ditangkap dalam waktu yang berbeda, namun masih dalam kasus yang sama dengan kasus jual beli obat terlarang via online. Sedangkan satu tersangka lainnya, terkait peredaran sabu.

”Masing masing tersangka bernama Heriyanto alias Heri dan Dwi Utomo alias Jangkrik alias Genggong. Kedua tersangka ini ditangkap dalam perkara penyalahgunaan obat obatan berbahaya,” kata AKP Rini.

”Sedangkan satu tersangka lainnya Iswahyudin alias Bakek ditangkap dalam perkara penyalahgunaan narkoba jenis Shabu,” tambah AKP Rini dalam siaran pers di laman Humas Polri.

Dia menguraikan, tersangka Dwi Utomo alias Jangkrik alias Genggong warga Sambungmacan Sragen, ditangkap di salah satu rumah kos kosan di kecamatan Masaran Sragen.

Dari penangkapan tersangka, petugas berhasil menyita obat obatan berbahaya berbagai jenis. Di antaranya trihexphenidyl dan Tramadol HCL, dengan total sebanyak 1.520 butir.

“Kepada petugas, obat-obatan tersebut didapatkan tersangka melalui pemesanan online dan akan dijualbelikan kembali untuk mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Sementara dari pengembangan penangkapan tersangka Dwi Utomo alias Jangkrik alias Genggong, petugas juga berhasil menangkap tersangka lain dalam kasus serupa, yakni Heriyanto alias Heri.

Tersangka Heriyanto alias Heri, sengaja disanggong oleh petugas di jalan raya Sragen- Balong tepatnya di Dukuh Blimbing Kecamatan Sambirejo.

Dari penyanggongan itu, petugas juga berhasil mendapatkan bukti, bahwa Heri, tengah kedapatan membawa sebuah tas berisi paket, dan setelah di buka petugas, paket tersebut berisi berbagai jenis dan merk obat obatan berbahaya.

Seperti halnya tersangka Dwi, tersangka Heri juga mendapatkan obat berbahaya tersebut, dengan cara memesan melalui online. Puluhan butir obat obatan yang siap diedarkan oleh Heri tersebut diantaranya bermerk Riklona, Alprazolam, Zypraz Alprazolam, dan Esigan Estazolam.

”Selain obat-obatan terlarang, saat penangkapan Dwi Utomo alias Jangkrik alias Genggong ini, petugas juga diperoleh barangbukti berupa narkotika jenis sabu,” ungkapnya.

Saat ini, kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan penyidik, dan kepadanya akan di kenakan sanksi pidana sebagaimana dimaksud undang undang psycotropika pasal 62 nomor 5 tahun 1997 tentang setiap orang yang tanpa hak, memiliki, menyimpan dan/atau membawa psikotropika.

Satu perkara lain diungkapkan Kapolres, yakni terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Tersangka Iswahyudi alias Bakek ditangkap petugas Satuan Narkoba pada 27 Oktober 2021 lalu, lantaran kedapatan memiliki sabu.

Tersangka Iswahyudi warga Jombang Jatim, ditangkap di depan rumah salah satu warga di Sambungmacan Sragen, pada Rabu (10/11/2021) malam, pukul 21.00 WIB.

Dari penangkapan itu, petugas mendapati barangbukti berupa shabu, di sembunyikan dalam saku celana jeans tersangka, di dalam sebungkus rokok merk gudang garam merah.

Penangkapan terhadap tersangka bermula dari informasi salah satu warga yang mencurigai tingkah laku pelaku. Pelaku sendiri, dicurigai warga, lantaran perilakunya acapkali membuat warga lain geram dan merasa khawatir.

Saat ini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan petugas, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sebagaimana dimaksud melanggar undang undang Narkotika, pasal 112 ayat (1) huruf UU No. 35 tahun 2009 UU No. 35 tahun 2009.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...