Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

METRO JATENG

Vaksinasi Lansia Sepuluh Daerah di Jateng Masih Rendah

Tenaga kesehatan RS Aisyiyah Kudus melakukan vaksinasi. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Semarang – Sepuluh daerah di Jawa Tengah mendapat sorotan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal ini dikarenakan capaiannya vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) masih di bawah 40 persen.

Selain itu ada satu daerah yang capaian vaksinasi secara umum masih di bawah 50 persen yang menjadi perhatian serius.

Kesepuluh daerah tersebut meliputi Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus. Sementara satu kabupaten yang vaksinasi umum belum di atas 50 persen adalah Kabupaten Banjarnegara.

“Kesepuluh daerah itu kita minta mengejar untuk yang lansia dan melakukan percepatan. Stok vaksin kita sekarang banyak banget. Silakan lakukan serangan yang lebih masif lagi,” kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan capaian target vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara masih rendah dikarenakan saat memulai terbilang lambat. Oleh karenya, daerah itu diminta untuk melakukan percepatan.

“Maka sekarang kita gaspol. Ternyata Plt Bupatinya oke banget dan dikerahkan semuanya bahkan sampai malam dan libur pun berjalan. Hasilnya sudah kelihatan, kita tinggal bantu percepatan. Dia harus menebus keterlambatan yang dulu. Itu saja,” jelas Ganjar.

Baca: Vaksinasi Covid-19 di Jepara Baru 51 Persen

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan capaian vaksinasi itu mempengaruhi level PPKM di tiap daerah.

Sementara untuk alokasi vaksin disesuaikan dengan kecepatan penyuntikan. Jadi untuk Banjarnegara dan Pemalang ditarget hari Rabu harus selesai atau mencapai target untuk lansia.

Yulianto menambahkan, untuk kasus Banjarnegara target sehari seharusnya bisa mencapai 11.685. Namun berdasarkan data sebelum tanggal 11 November 2021 hanya mampu menyuntikkan vaksin sebanyak 2 ribu sampai 3 ribu.

“Sejak tanggal 11 November mulai naik jadi 8 ribu per hari, lalu pada tanggal 12, 13, dan 14 November sudah bisa di atas 16 ribu per hari. Kalau bisa konsisten seperti ini justru akhir tahun Banjarnegara sudah selesai vaksinnya,” terangnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...