Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penangguhan Penahanan Dua Tersangka Diksar Maut Menwa UNS Ditolak Polisi

Aksi solidaritas korban Diklat Menwa UNS Solo digelar di Boulevard UNS Solo, Selasa (26/10/2021) malam. (Solopos.com)

MURIANEWS, Solo – Polresta Solo belum lama ini telah menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus Diksar maut Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS). Keduanya berinisial NFM dan FPJ dan sudah ditahan.

Meski begitu, melalui LBH Fakultas Hukum UNS kedua tersangka mengajukan penangguhan penahanan. Hanya saja, Polresta Solo menolak permohonan penangguhan tersebut.

Polisi memberikan fasilitas belajar daring untuk salah satu tersangka kasus tewasnya peserta Diksar Menwa UNS Gilang Endi Saputra.

Baca: 13 Ribu Orang Tanda Tangani Petisi Bubarkan Menwa UNS

“Beberapa waktu lalu tim kuasa hukum mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Namun, sampai saat ini belum kita kabulkan karena terkait dengan kepentingan penyidikan yang masih berlangsung,” terang Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak seperti dikutip Detik.com, Senin (15/11/2021).

Ade mengatakan proses hukum kasus tewasnya Gilang masih berjalan. Pihaknya hingga kini masih melakukan pengembangan penyelidikan usai ditetapkannya dua tersangka kasus Diksar maut Menwa UNS ini.

“Permohonan pembelajaran online, kita pastikan Polresta Solo akan memberikan fasilitas belajar online terhadap dua orang tersangka yang saat ini dilakukan penahanan di rutan Polsek Banjarsari maupun Polsek Laweyan,” ujarnya.

Baca: Ada Tanda Kekerasan, Ini Dugaan Kematian Mahasiswa UNS saat Diksar Menwa

Ade menuturkan pemberian fasilitas belajar daring ini menjadi hak tersangka untuk melanjutkan pendidikannya.

“Kita pastikan akan memberikan fasilitas pembelajaran online pada tersangka karena hak itu tidak hilang. Hak untuk memperoleh pembelajaran, hak untuk menimba ilmu pengetahuan tetap wajib kita berikan. Pasti kita berikan,” terang Ade.

Untuk diketahui salah seorang tersangka kasus tewasnya Gilang, NFM saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa di UNS. Sementara satu tersangka lainnya, FPJ, baru sehari mengikuti wisuda yakni pada 23 Oktober 2021 lalu atau sehari sebelum kejadian.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...