Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Stok Beras di eks-Karesidenan Pati Diklaim Aman Hingga Tahun Baru

Pekerja mengemas beras dari Gudang Bulog Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Masyarakat di eks-Karesidenan Pati tidak perlu cemas terkait ketersediaan beras hingga tahun baru. Bahkan hingga saat ini, stok beras di gudang Bulog Subdivre II Pati masih melimpah.

Kepala Bulog Pati Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, beras konsumsi di gudang saat ini masih ada sekitar 23 ribu ton. Jumlah tersebut, dipastikan masih aman untuk tujuh bulan lebih.

Sementara khusus untuk wilayah Kabupaten Pati sendiri, rata-rata tingkat konsumsi masyarakat selama sebulan mencapai 600 ton. Untuk eks-Karesidenan Pati sekitar 3.000 ton.

“Dengan jumlah stok yang ada di gudang, posisi ketersediaan beras masih aman. Bahkan untuk Nataru (Natal dan Tahun Baru) juga aman,” katanya, Senin (15/11/2021).

Saat ini, pihaknya juga sedang mengurangi stok gudang untuk persiapan penyerapan tahap selanjutnya. Sekalipun panen raya masih lama, tetapi gudang penyimpanan ini harus disiapkan sejak dini.

“Karena, waktu berjalan cukup cepat. Tahu-tahu nanti sudah panen raya. Kalau gudang tidak segera dikosongi, nanti malah repot ketika ada penyerapan gabah petani,” terangnya.

Baca: Bawang Merah di Petani Kudus Rp 5 Ribu, Tapi di Pasar Rp 25 Ribuan

Dia menambahkan, kapasitas gudang Bulog sendiri untuk eks-Karesidenan Pati sekitar 40 ribu ton. Itu pun tidak hanya satu gudang, melainkan ada enam gudang yang lokasinya terpisah.

Ada juga gudang khusus untuk penyimpanan gabah. Itu harus dipisah dengan gudang penyimpanan beras. Sebab, hama gabah ini lebih ganas dibanding hama beras.

“Semua kami siapkan dulu. Termasuk gudang gabah ini kami bersihkan dari hama. Agar ketika gabah sudah berada di gudang, tidak mudah diserang penyakit,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...