Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gudang Rokok Camel di Solo yang Disatroni Maling Ternyata Tak Ada CCTV

Polisi berada di lokasi kejadian satpam gudang distribusi rokok yang ditemukan meninggal dunia penuh luka di Serengan, Solo, Senin (15/11/2021). (Solopos/Bayu Jatmika Adi)

MURIANEWS, Solo – Gudang rokok Camel di Jalan Brigjend Sudiarto No 202 RT 4 RW 4, Kelurahan Joyotakan, Serengan, Solo ternyata tak dilengkapi Closed Circuit Television (CCTV).

Hal itu diketahui saat petugas baik dari Polresta Solo ataupun Polsek Serengan melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) meninggalnya satpam setempat dengan luka di beberapa anggota tubuh.

Kuat dugaan, satpam bernama Suripto itu menjadi korban pembunuhan rampok yang beraksi. Apalagi, brankas berisi uang Rp 270 juta ikut raib.

Kapolsek Serengan, Polresta Solo, Kompol Suwanto, mengatakan saat ditemukan oleh karyawan setempat pada Senin pagi, korban sudah dalam kondisi tergeletak di lantai tanpa bergerak.

“Sekitar pukul 06.45 WIB ada telpon dari karyawan sini (gudang rokok), ada satpam tergeletak di lantai tidak bergerak. Kami lalu mendatangi tempat kejadian perkara. Beberapa titik ditemukan tanda kekerasan. Korban sudah meninggal,” kata Kompol Suwanto seperti dikutip Solopos.com, Senin.

Menurutnya ada beberapa luka pada tubuh korban. Di antaranya di bagian muka dan kepala sisi belakang. “Ada sebagian di kepala belakang, ada sedikit darah di lantai,” kata dia.

Sementara itu terkait dengan brankas, lokasinya berada di ruang kasir. Sedangkan korban tergeletak di ruang lobi.

“Kalau dari lobi ke ruang brankas itu melewati dua pintu lagi,” terangnya.

Meski begitu, Suwanto menyebut kondisi kantor saat itu belum ditemukan tanda-tansa kerusakan. “Sementara yang diketahui hilang adalah satu buah brankas,” jelas dia.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus tersebut. Termasuk jalur masuk pelaku ke gudang rokok tersebut. Saat ini kasus tersebut ditangani Polresta Solo.

Termasuk penyebab meninggalnya korban. Suwanto mengatakan kasus tersebut ditangani langsung Polresta Solo.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...