Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

ATC Sirkuit Mandalika Ditunda, Ini Kata Gubernur NTB

Pembalap ATC 2021 melakukan latihan bebas di Sirkuit Mandalika.
Pembalap ATC 2021 melakukan latihan bebas di Sirkuit Mandalika, belum lama ini. (Instagram/@asiatalentcup)

MURIANEWS, Lombok – Gubernur NTB Zulkieflimansyah turut angkat bicara terkait penunda balapan Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Mandalika.

Bang Zul sapaan Zulkieflimansyah mengerti penundaan itu membuat kecewa banyak pihak, terutama bagi penggemar dunia balap motor. Ungkapannya itu ditulis dalam unggahan di Instagram milinya, @zulkieflimansyah.

“Tertundanya race ATC kemarin tentu mengecewakan kita yg sdh kadung berada di tengah2 arena. Tapi demi keselamatan pembalap race ATC ditunda minggu depan bersamaan dgn penyelenggaraan WSBK,” tulisnya yang dikutip MURIANEWS dari Instagram @zulkieflimansyah, Senin (15/11/2021).

Dia menyampaikan, penundaan itu dikarenakan belum siapnya standarisasi yang ditetapkan. Salah satunya terkait jumlah marshal yang harus disiapkan.

Baca juga: ATC 2021 Sirkuit Mandalika Ditunda, Digelar Bersama WSBK

“Disampaikan kemarin tertundanya race atau balapan krn belum siapnya standard dan jumlah Marshal kita sesuai dgn standard yg seharusnya,” lanjutnya.

Ia pun menganggap, terbatasnya persiapan dan komunikasi dengan penyelenggara menjadi salah satu masalah.

“Tapi dari masukan-masukan yang datang dari para marshal kesalahan ternyata bukan semata pada mereka tapi juga pada penyelenggara kegiatan. Persiapan yang terbatas dan Komunikasi yan baik dengan penyelenggara dianggap sebagai salah satu masalah utama,” tulisnya.

Bang Zul mengatakan, para marshal di Sirkuit Mandalika merupakan putra daerah. Mereka sebenarnya sudah bersemangat untuk menyuksseskan digelarnya balap motor itu.

“Para marshal ini adalah putra-putra daerah kita yang sebenarnya bersemangat untuk menyukseskan acara kita ini. Kesediaan mereka untuk menjadi Marshal bukan karena pertimbangan-pertimbangan finansial tapi semata karena ingin berkontribusi dan membuat sejarah di tempat kita sendiri. Ada rasa bangga dapat mengambil bagian di event yang luar biasa ini,” katanya.

Dia pun berjanji menjembatani para marshal dengan penyelenggara, Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Dengan begitu, kesalahpahaman bisa diluruskan dan diperbaiki bersama.

Insya Allah, kami berjanji untuk menjembatani para marshal kita ini dengan penyelenggara acara dalam hal ini MGPA, sehingga kesalahpahaman bisa diluruskan dan perbaikan-perbaikan bisa dilakukan utk ajang utamanya yaitu WSBK dan MotoGP,” ujarnya.

“Kalau masih ada kekurangan-kekurangan dan ketidaksempurnaan adalah sesuatu hal yang wajar. Ini hal baru buat kita dan daerah kita,” turutnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...