Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Alat Berat Keruk Tumpukan Sampah di Sungai Piji Kudus

Pembersihan sampah yang menyangkut aliran Sungai Piji di Desa Kesambi, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman

MURIANEWS, Kudus – Tumpukan sampah yang menyangkut di setiap jembatan di Sungai Piji di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus mulai dibersihkan. Alat berat diterjunkan untuk mengeruk sampah yang didominasi ranting dan bambu itu.

Proses pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai desa tersebut direncanakan akan terus berjalan hingga sepuluh hari ke depan.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus juga menerjunkan alat berat berupa eskavator berukuran cukup besar. Nampak perlahan, sampah-sampah pepohonan hingga rumah tangga yang menyangkut di jembatan diangkat dan dimasukkan ke dalam truk.

Kepala Dinas PUPR Kudus Arief Budi Siswanto mengatakan, pembersihan sampah di Sungai Piji tersebut untuk mengantisipasi terjadinya banjir di desa tersebut. Apalagi desa tersebut termasuk salah satu desa yang rawan banjir setiap tahunnya.

Baca: Awas Banjir! Sampah Menumpuk di Sungai Piji 1 Kudus

Pembersihan yang dilakukan itu bekerja sama dengan pemerintah desa, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) hingga Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus.

“Mulai kemarin kami bersihkan, di jembatan tiga, empat, dan hari ini jembatan satu. Rencananya akan terus kami bersihkan hingga sampai jembatan paling selatan. Pembersihan sekitar sepuluh hari kedepan,” katanya Senin (15/11/2022).

Baca: Sampah Menumpuk di Sungai Piji, Bupati Kudus Bilang Begini

Ia menjelaskan, alat berat diterjunan lantaran volume sampah yang menumpuk di sejumlah titik jembatan sudah cukup banyak.

“Jadi kami pakai eskavator long arm yang terbaru, yang memiliki jangkauan sekitar 15 meter,” ucapnya.

Pihaknya menyebut perlu adanya partisipasi masyarakat agar tidak kembali membuang sampah ke sungai, baik dari hilir, hingga hulu.

“Harus ada pembenahan dari hulu sampai ke hilir, masyarakat harus bisa berpartisipasi untuk tidak membuang sampah di sungai. Karena kemarin kami juga temukan ada sampah kasur di jembatan yang ada di sebelah selatan,” ungkapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...