Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

KONI Kudus Tak Jadi Dapat Tambahan Anggaran Rp3 Miliar

KONI Kudus
Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, kemungkinan tak jadi mendapatkan tambahan anggaran sebesar yang direncanakan. Melalui perubahan APBD Kudus 2021 sebelumnya disebutkan akan ada tambahan sebesar Rp3 Miliar.

Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto, menyatakan besaran nominal yang diterima KONI Kudus kemungkinan tak sampai Rp3 miliar. Pihaknya belum dapat menyebutkan nominal secara pasti, namun nominal yang diterima dipastikan kurang dari angka yang diperkirakan semula.

“Kami tetap dapat untuk pembinaan 51 cabang olahraga. Tetapi nominalnya kurang dari Rp3 miliar. Karena ada kepentingan darurat lainnya yang lebih penting,” katanya, Senin (15/11/2021).

Imam melanjutkan, pihaknya juga mencoret beberapa kebutuhan yang dirasa tidak urgen. Di antaranya anggaran untuk tasyakuran dan anggaran untuk karangan bunga.

BACA JUGA: KONI Kudus Sebut Pencairan Bonus Atlet PON Tunggu Hal Ini

Meski diprediksi gagal mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar, pihaknya tetap memastikan adanya bonus bagi atlet, pelatih dan wasit yang turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua maupun di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua 2021.

“Tetapi kami belum tahu besaranmya untuk tiap-tiap atlet berapa. Yang jelas tetap ada. Termasuk untuk yang dapat medali emas, perak, dan perunggu juga beda nominal bonusnya,” terangnya.

Ditanya soal pencairan bonus, pihaknya menyebut kemungkinan dalam beberapa pekan ke depan sudah bisa dilakukan. Pihaknya berharap pencairan uang pembinaan bagi 51 cabang olahraga maupun bonus bagi atlet PON dan Peparnas dapat segera dicairkan.

“Harapannya segera cair dan dapat segera dimanfaatkan. Karena pembinaan itu kan tidak lepas dari ketersediaan anggaran,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...