Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

ROAD TO IDC AMSI 2021

AMSI Ingin Bangun Kolaborasi Industri di Dunia Digital

AMSI Ingin Bangun Kolaborasi Industri di Dunia Digital
Road to Indonesia Digital Conference (IDC) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) 2021, sesi pertama di Provinsi Sumsel, Senin (15/11/2021)

MURIANEWS, Palembang – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) ingin membangun kolaborasi antara seluruh industri di dunia digital. Itu diungkapkan Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut.

Ungkapan itu disampaikannya, dalam kegiatan Road to Indonesia Digital Conference (IDC) AMSI 2021, sesi pertama di Provinsi Sumsel, Senin (15/11/2021).

“Dimana, seluruh stakeholder bisa memahami betul apa yang terjadi pada industri lain di era digital. Ikut merekam dan mendengarkan apa yang terjadi dengan ekosistem yang terjadi dengan dunia media, dunia swasta, dan lainnya,” katanya seperti dikutip MURIANEWS di rilis resmi kegiatan tersebut.

Menurut Bang Wens, sapaan akrab Wenseslaus Manggut, semuanya akan berada dalam satu ekosistem digitalisasi. Dimana, ada 1.000 peserta yang mengikuti kegiatan pada sesi pertama ini.

Baca juga: Teknologi Digital Bantu Ekonomi di Masa Pandemi

“Kita ingin merekam inovasi yang dilakukan media, swasta, dan pemerintah seperti apa. Kalau sudah paham semuanya, tentu tidak sulit bagi kita untuk kolaborasi,” ungkapnya.

Ditambahkan Bang Wens, semakin kolaboratif, tentu promosi wisata di Sumsel akan lebih efektif, efisien dan lebih maksimal. “Kegiatan ini juga untuk mengukur seberapa banyak kekuatan digital di daerah atau milik lokal masing-masing,” tambahnya.

Sedangkan Ketua AMSI Sumsel, Sidratul Muntaha mengaku, bahwa di Provinsi Sumsel, banyak destinasi wisata yang bisa dimaksimalkan.

“Road to IDC AMSI 2021 ini, merupakan kegiatan tahunan, yang tahun kedua digelar oleh AMSI. Provinsi kebetulan menjadi ajang pembuka road to IDC, dari tujuh wilayah atau provinsi lain di Sumsel,” ungkap pria yang akrab disapa Totok ini.

Menurut Totok, pihaknya mengangkat tema tentang pariwisata, karena banyak destinasi di Sumsel belum tergali secara maksimal.

“Termasuk dampak pandemi ini, banyak pemilik usaha kuliner di Sumsel yang banting setir. Meskipun ada juga yang tetap bertahan, salah satunya Kedai Tiga Nyonya milik ayunda kita Hj Lucianty,” tuturnya.

Ditambahkan Totok, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu kelancaran kegiatan di Sumsel ini.

“Terimakasih kepada pihak Rektorat Unsri, Rektorat UIN, Dekanat FISIP UIN Raden Fatah, Rektorat Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP). Juga terima kasih kepada Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, Pemkab OKU Selatan, Kedai Tiga Nyonya,” tambah Totok.

Kegiatan yang dipandu Moderator Wenny L Ramdiastuti (Pemred Tribunnews Sumsel dan Sripo) ini sendiri diikuti ribuan peserta, baik dari kalangan bisnis, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Dan bukan hanya warga sumsel, termasuk dan Manado dan provinsi lain di Indonesia, juga menjadi peserta.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...