Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bawang Merah di Petani Kudus Rp 5 Ribu, Tapi di Pasar Rp 25 Ribuan

Pedagang Pasar Bitingan, Kudus, menunjukkan bawang merah yang dijualnya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Para petani bawang merah di Kabupaten Kudus menjerit lantaran harga jual hasil panenya hanya Rp 4-5 ribuan. Namun di pasaran, harga jual salah satu bumbu dapur ini mencapai Rp 25 ribuan.

Meski demikian, harga Rp 25 ribu itu sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding sebelumnya.

Hal ini setidaknya terlihat di Pasar Bitingan, Kabupaten Kudus. Aslimah, pedagang di Pasar Bitingan mengatakan, sebelumnya harga bawang merah berada di angka Rp 35 ribuan.

“Kalau normal itu biasanya Rp 35 ribu per kilogram. Tapi sekarang turun jadi Rp 25 ribu per kilogram,” katanya, Senin (15/11/2021).

Meski harga bawang merah turun, namun menurutnya penjualan juga sepi. Sejak tiga hari terakhir, bawang merah yang dijualnya tak laku.

Petani memanen bawang merah di persawahan Desa Kalirejo, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Bahkan menurutnya sempat beberapa kali membuang bawang merah lantaran sudah mengering karena beberapa hari tak laku.

Menurutnya, sebelumnya dia bisa menjual 1 sampai 1,5 kilogram bawang merah per pembeli.

“Sekarang paling kalau ada yang beli 1/4 Kilogram. Itupun kadang dicampur. Bawang merah sama bawang putih,” terangnya.

Baca: Harga Bawang Merah di Kudus Bikin Petani Mumet

Sementara itu, Kasi Fasilitasi Perdagangan Dinas Perdagangan Kudus, Teddy Hermawan mengatakan harga bawang merah turun karena stok bawang merah saat ini di produsen banyak. Sementara itu menurutnya serapan kebutuhan konsumen sedang tidak tinggi.

“Harga bawang merah turun karena sudah panen. Stoknya kan banyak tetapi kebutuhan serapan konsumen tidak tinggi,” katanya, Senin (15/11/2021).

Teddy melanjutkan, produk melimpah itu sehingga berlaku supply and demand. Dia menyampaikan harga Rp 25 ribu per kilogram untuk bawang merah memang bisa dikatakan turun.

“Tetapi tidak drastis turunnya. Masih tergolong normal kalau harga segitu di tingkat pedagang,” imbuhnya.

Baca: Harga Bawang Merah di Kudus Anjlok, Ini Sebabnya

Sebelumnya, para petani bawang di Kecamatan Undaan, Kudus menjerit lantaran harga jual yang terjun bebas. Tak tanggung-tanggung penurunan harga bawang merah di tingkat petani mencapai sekitar 300 persen.

Saat ini harga di tingkat petani di angka Rp 4-5 ribu dari harga normal yang sebelumnya mencapai Rp 15 ribu.

Baca: Harga Bawang Merah Hancur, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Kondisi itu membuat para petani bawang di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus kelimpungan. Di desa tersebut ada sekitar 20 hektare lahan pertanian yang ditanami bawang merah.

“Saat ini harga bawah merah sudah anjlok. Semenjak dua pekan ini tidak pernah ada harga naik, ini petani sudah kebingungan,” kata Zulianto, salah satu petani bawang.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...