Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Bandang di 24 Daerah

BMKG Beri Peringatan Potensi Bencana Banjir Bandang
Ilustrasi: Banjir bandang Wonosoco, Kudus. (MURIANEWS/Yuda auliya Rahman)

MURIANEWS, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan potensi bencana banjir bandang di 24 daerah.

Peringatan berlaku pada Senin (15/11/2021) sejak pukul 07.00 sampai Selasa (16/11/2021) pada jam yang sama. Potensi bencana banjir bandang itu menyusul prakiraan cuaca di hari itu.

Dalam rilis BMKG yang diterima MURIANEWS, Minggu (14/11/2021), pada Senin (15/11/2021), cuaca di 24 wilayah tersebut diprediksi hujan lebat.

Sebanyak 24 wilayah itu berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) . Dari jumlah itu, empat di antaranya berstatus siaga.

Baca juga: Korban Meninggal Banjir Bandang NTT 54 Orang, Pencarian Masih Dilakukan

Empat daerah yang berstatus siaga adalah, Kulon Progo (DIY), Magelang, Purworejo, dan Wonogiri (Jateng).

Kemudian 20 daerah lainnya berstatus waspada, yakni Cilacap, Brebes, Tegal, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Wonosobo, Banjarnegara, Temanggung, Kendal, Batang, Kota Semarang, Wonogiri, Karanganyar, Blora (Jateng), Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, (DIY).

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada dan bertukar informasi dengan tetangga sekitar rumah. Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

“Memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial. Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan. Tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak,” tulis BMKG.

Masyarakat juga diminta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan, mengamankan dokumen-dokumen penting, mengondisikan barang-barang agar aman dari bencana dan berlindung di dalam bangunan permanen.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...