Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Turunkan Angka Stunting, BKKBN Siapkan Pendampingan

Turunkan Angka Stunting, BKKBN Siapkan Pendampingan
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus, H Ilwani memberikan hadiah kepada peserta disaksikan Kepala Biro Umum dan Humas BKKBN Pusat, Putut Riyanto. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memastikan ada pendampingan keluarga yang memiliki bayi di bawah dua tahun guna turunkan angka stunting.

Ada tiga sumberdaya yang diturunkan untuk mendampingi keluarga itu, yakni bidan, kader BKKBN, dan anggota PKK. Itu disampaikan Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BKKBN, Putut Riyanto pada Sosialisasi, Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana, Bersama Mitra di Hotel @home Kudus, Sabtu (13/11).

“Keluarga yang mau nikah, hamil, dan atau punya anak bawah dua tahun (baduta) nanti akan didampingi. Untuk pelaksanaan percepatan penurunan stanting juga diperlukan kerja gotong-royong antar lembaga dan dinas yang terkait misalnya tenaga program keluarga harapan juga disiapkan dalam pendampingan,” papar Riyanto.

Riyanto menjelaskan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat, terutama pada ibu hamil. Edukasi tentang kebiasaan pola hidup sehat dan makan makanan gizi yang seimbang terus dilakukan.

Baca juga: Angka Stunting di Kudus Ditargetkan Turun Dua Persen

Menurutnya, keluarga perlu mengetahui waktu penting untuk mencegah stunting. Yakni, seribu hari pertama kehidupan yang dimulai sejak ibu hamil, menyusui dan anak usia 0-23 bulan.

“Selain itu diperhatikan juga pendewasaan usia perkawinan. Karena jika belum siap dan saat hamil dalam kondisi anemia, maka potensi anak yang dilahirkan stunting. Waktu paling ideal bagi pasangan usia subur (PUS), yang ingin mempunyai keturunan adalah usia 21 hingga 35 tahun. Melahirkan di bawah usia 21 tahun berisiko membahayakan kesehatan dan keselamatan nyawa perempuan,” jelasnya.

Acara edukasi dan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) selain nara sumber dari BKKBN Pusat juga hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus, H Ilwani; Koordinator Bidang Komunikasi, Informasi dan Edukasi BKKBN Jateng, Farida Sumarlin; Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Mundir; Ketua  IPPNU Jateng, Isyti Karimah; dan seratusan anggota IPPNU sebagai peserta.

 

Reporter: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...